Mampukah Pertamina Kelola Blok Terminasi, Ini Kata SKK Migas

Pengeboran pertama Pertamina EP 2017.
Sumber :
  • Pertamina EP

VIVA – Pemerintah akan memberikan penugasan kepada PT Pertamina (Persero) untuk mengelola delapan blok migas terminasi atau habis kontrak pada tahun ini. Perusahaan migas pelat merah itu pun telah mengajukan sejumlah proposal blok migas yang saat ini masih dalam proses persetujuan dari Kementerian ESDM.

img_title Tawarkan Ratusan Blok Migas, Indonesia Ajak Investor Rusia Ikut Proses Lelang

Keekonomian sejumlah blok migas tersebut menjadi pertimbangan Pertamina, apalagi saat ini Pertamina harus menggelontorkan investasi yang besar untuk pengelolaan blok Mahakam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas mampukah Pertamina kelola blok migas tersebut?

img_title 8 Blok Migas Bakal Dilelang Kementerian ESDM Pekan Depan

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher memandang PT Pertamina mampu mengelola blok-blok migas yang habis kontrak. Berdasarkan data faktual, delapan lapangan migas tersebut cukup potensial dikembangkan baik untuk offshore dan onshore.

"Kalau bicara kemampuan saya pikir Pertamina mampu," kata Wisnu dalam diskusi di kawasan Senayan, Jakarta Senin 26 Februari 2018.

img_title Bahlil Buka Kemungkinan Blok Migas East Ambalat Dikelola Bersama RI-Malaysia

Ia menegaskan, Pertamina baru-baru ini sedang mengelola blok Mahakam. Pihaknya akan melihat bagaimana performa Pertamina dalam mengelola blok terbesar dalam produksi gas di Indonesia itu.

"Kemudian yang lainnya adalah terkait dengan pengelolaan blok eksisting yang dikelola Pertamina, di dalam catatan kami pada 2013, laju penurunannya juga cukup berat untuk dinaikkan (lifting-nya)," kata dia.

Ilustrasi Pekerja lakukan pengeboran.

Pekerja sedang melakukan pengeboran di salah satu blok migas di Indonesia.

Ia mengatakan, pihaknya selalu memberikan perhatian khusus kepada Pertamina sebagai perusahaan negara mulai dari percepatan perizinan hingga penugasan analis senior SKK Migas ke Pertamina. Kenaikan harga minyak dinilainya mampu menggairahkan eksplorasi migas dan akan bisa mendorong tercapainya target lifting yang ditetapkan APBN 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan tambahan delapan WK (Wilayah Kerja) ini akan menjadi chance (peluang) tersendiri bagi Pertamina, dan komitmen kita untuk Pertamina agar bisa menjadi lebih baik," kata dia.

Sebagai informasi, delapan blok terminasi yang akan diserahkan ke Pertamina adalah Blok Attaka, Blok South East Sumatera, Blok East Kalimantan, Blok Tengah, Blok North Sumatera Offshore, Blok Ogan Komering, Blok Sanga-Sanga dan Blok Tuban. Seluruh blok tersebut nantinya akan menggunakan skema bagi hasil gross split.

Ilustrasi Pertamina percepat produksi migas

Sektor Migas Dorong Pemberdayaan Warga, Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Berkelanjutan

Pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi migas diarahkan untuk mengembangkan potensi lokal, memperkuat kemandirian ekonomi dan menjaga lingkungan.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut