Aplikasi Gojek dan Grab Gampang Ditembus 'Tuyul'

Pengemudi Angkutan Umum dan ojek berbasis aplikasi daring (online) menggelar konvoi damai di Tangerang, Banten.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Lucky R

VIVA – Praktik penipuan yang dilakukan komplotan pengemudi taksi online fiktif atau tuyul telah terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

img_title Terapkan Potongan Aplikator 8 Persen Mulai 1 Juli 2026, Grab Patuhi Arahan Presiden Prabowo

Kala ditemui VIVA di acara Kopi Darat Nasional, di Jakarta, Minggu, 25 Maret 2018, pengemudi yang tergabung dalam Aliansi Nasional Driver Online atau Aliando ini mengaku mengetahui modus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya Bambang. Ia mengatakan bahwa tuyul ini membohongi sistem navigasi atau GPS yang seakan-akan berada di suatu tempat tapi sebenarnya tidak berada di sana.

img_title Wuling BinguoEV Jadi Armada Grab

Aplikasi layanan transportasi berbasis pesan online.

Meski begitu, Bambang mengaku tak menggunakan aplikasi itu. Tapi, ia mendengar bahwa fake GPS itu bisa dilacak oleh perusahaan penyedia aplikasi transportasi online.

img_title Jadi Pemegang Saham Mayoritas Lebih dari 50%, Grab Perkuat Komitmen di Superbank

Para tuyul ini digerakkan oleh satu aplikasi yang beredar luas dan bisa diunduh di aplikasi layanan tersebut.

"Aplikasinya kan ada. Resminya pun juga ada kalau dilihat di playstore. Kalau yang resmi kan terdeteksi. Kalau nggak resmi artinya di-root. Jadi nggak terdeteksi," kata Bambang. 

Ia melanjutkan, aplikasi yang tidak terdeteksi inilah yang membuat mereka masih menghantui tempat-tempat ramai. Tak hanya Bambang, sejumlah pengemudi online mengaku jika Gojek dan Grab lebih mudah disusupi tuyul.

Transportasi online Gojek.

Mereka mengaku, salah satu alasan tuyul banyak di dua aplikasi ini, karena lebih banyak bonus yang didapat. Namun, pengemudi lainnya menyebut kalau setiap aplikasi juga sama mudahnya disusupi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemajuan teknologi menurut mereka menjadi alasan lain lebih mudah memasang tuyul di mana-mana.

"Sama saja sih. Orang di sana (yang membuat aplikasi) juga bukan orang sempurna," ungkap seorang pengemudi online, saat kopdar nasional berlangsung.

UKM/UMKM go digital.

Trik Baru UMKM biar Makin Dilirik

Di era modern sekarang, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut bukan hanya mengelola bisnis tapi juga fokus pada produk dan pelanggan.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut