Trik Baru UMKM biar Makin Dilirik
- The Financial Express
VIVA - Di era modern sekarang, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut bukan hanya mengelola bisnis tapi juga fokus pada produk dan pelanggan.
Diperlukan pemahaman mendalam mengenai pemasaran digital, akurasi perhitungan harga jual, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), hingga pengaturan pendanaan agar usahanya tetap kompetitif dan berkelanjutan.
Untuk itu, Grab dan Ovo Finansial membekali 1.400 mitra dari berbagai kota pelatihan strategi pemasaran digital, pemanfaatan AI dan teknologi, serta pengelolaan keuangan dan pendanaan usaha melalui 'Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha' (Temu Perwira).
“Biar cerdas jualannya, tangguh usahanya,” kata Direktur Komersial Grab Indonesia Roy Nugroho. Menurutnya, program ini menjadi wadah bagi mitra Grab untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan usaha melalui pemanfaatan teknologi, penguatan literasi keuangan, serta saling dukung dan kerja sama.
Program tersebut juga membekali mitra dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi persaingan usaha, perubahan perilaku konsumen, serta perkembangan teknologi yang semakin mempengaruhi cara pelaku usaha memasarkan dan mengelola bisnis.
Karena itu, ada sesi agar produk lebih mudah ditemukan oleh konsumen, termasuk pemanfaatan GrabAds untuk meningkatkan penampakan toko di aplikasi.
Materi juga mencakup penggunaan fitur BisaMatika untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), biaya layanan, dan komisi promosi sehingga penentuan harga jual lebih akurat.
Peserta diperkenalkan Asisten AI GrabMerchant sebagai konsultan bisnis virtual yang dapat membantu membaca performa toko, memberikan rekomendasi promosi, hingga menyusun inspirasi menu berdasarkan tren konsumen.
"Teknologi ini diharapkan membantu mitra mengambil keputusan operasional secara lebih cepat dan terukur. Pemahaman tren dan perilaku konsumen menjadi kunci agar produk mudah ditemukan dan menjangkau pembeli yang tepat," jelas Nugroho.
Grab dan Ovo Finansial juga memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan usaha, termasuk perencanaan arus kas, pengendalian biaya operasional, serta pemanfaatan pendanaan melalui GrabModal Mantul dengan proses cepat dan cicilan ringan.
Fitur Jeda Bayar turut diperkenalkan sebagai kelonggaran pembayaran ketika mitra menghadapi kondisi tertentu seperti sakit, kepentingan keluarga, atau penurunan penjualan musiman. Fitur ini dirancang untuk menjaga stabilitas operasional usaha kecil.