Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi

Kini Eranya Kolaborasi Asing dan Lokal

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo), Mohamad Feriadi.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Touring ke daerah-daerah, apa pendekatan yang dilakukan?

img_title Curhat Pengusaha Truk, Angkut Barang dari Pelabuhan Bisa Puluhan Jam

Biasanya dalam banyak kesempatan ke daerah saya pasti sempatkan ketemu dengan karyawan atau minimal kepala cabang. Ngobrol-ngobrol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

President Director JNE Express, Mohamad Feriadi

img_title Tantangan Bisnis Logistik, Asosiasi: Antar-Pemerintah Berkompetisi

Pemerintah kan sudah bangun beberapa jalan darat, sampai tol laut. Dengan adanya gagasan tol laut sebetulnya cukup membantu enggak bagi industri pengiriman?

Ya, infrastruktur buat jasa pengiriman, apakah itu Asperindo atau yang lain, saya rasa itu akan sangat membantu. Kenapa, kalau sekarang kita melihat bisa terjadi perbedaan harga yang sangat signifikan antara kota besar dengan kota-kota yang jauh, di pelosok, ibu kota. Itu biasanya karena faktor infrastruktur, karena terbatas sehingga moda transportasi yang bisa ngangkut kiriman ke sana pun jadi terbatas juga. Akibatnya tentu menjadikan harga berbeda.

img_title Terdampak COVID-19, Bagaimana Cara Perusahaan Logistik Bertahan?

Asosiasi punya program Asperindo Logistic Integration Solution (ALIS) untuk menciptakan ekosistem industri ini. Sebenarnya apa benefit sistem ini?

Melalui ALIS mereka bisa tahu siapa-siapa saja perusahaan anggota Asperindo yang ada di daerah tujuan yang bisa diajak kerja sama, mereka bisa lihat profilnya, mereka bisa lihat tarifnya, dan mereka bisa lihat berapa lama kiriman ini akan disampaikan. Dan itu akan semakin menarik karena nanti setiap perusahaan diharapkan dengan adanya ALIS ini mereka sudah bergabung menjadi anggota Asperindo. Bisnisnya bukan hanya lagi ngurusin infrastruktur, cukup luas punya cabang, punya agen di mana-mana, sehingga nanti ini bisa menjadi penolong bagi teman-teman di daerah atau di mana pun yang mempunyai keterbatasan.

Artinya ALIS bisa menyasar ke UKM kecil?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ALIS ini sebenarnya bisa menjadi angkutan, kendaraan di mana teman-teman  di daerah bisa mengambil potensi yang ada di sana. Sekarang untuk mengangkat potensi di luar kalau tidak didukung oleh infrastruktur, tidak ada connectivity, tentu ini tidak akan gampang. Tapi pada saat diangkat perusahaan anggota Asperindo di suatu lokasi, diteruskan ke lokasi lain, tentu ini akan menjadi satu proses yang berkelanjutan.

Nah, adanya ALIS tentu diharapkan bisa mengangkut potensi-potensi yang ada di UKM-UKM seluruh Indonesia. Jadi bukan hanya yang ada di kota besar, tetapi bahkan yang ada di daerah ke kota-kota besar. Sebenarnya kalau ini jalan, nanti harapannya adalah UKM-UKM ini bisa meningkatkan produktivitasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut