Pencipta Varietas Unggul Ini Hanya Tamatan SD
- ANTARA FOTO
Sobir mengibaratkan, profesi pemulia tanaman lulusan perguruan tinggi dengan talenta seperti Darmin ini sebagai astronom dan astronaut.
Seorang astronom dapat mempelajari bulan tanpa harus berkunjung ke bulan, seperti halnya dengan astronaut, namun untuk menjadi astronaut harus bisa ke bulan.
Sobir melihat, apa yang dilakukan Darmin, serta pemulia tanaman lainnya merupakan pekerjaan langka, namun dibutuhkan untuk negara-negara agraris seperti Indonesia. “Pekerjaan ini menggabungkan seni dan teknik bercocok tanam untuk menghasilkan varietas yang diinginkan petani maupun konsumen,” ujarnya.
Dia mencontohkan, kalau dulu masyarakat hanya mengenal semangka sebagai buah dengan daging berwarna merah yang banyak bijinya. Namun, berkat peran pemulia tanaman kita, tersedia semangka tanpa biji, bahkan dagingnya kini ada yang berwarna merah.
Teknologi
Seiring perkembangan teknologi, saat ini melalui rekayasa DNA tanaman juga dapat dilakukan penyilangan varietas tanaman untuk mendapatkan hasil terbaik. Pertanyaannya, apakah peran dari pemuliaan tanaman akan tergantikan?
Managing Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Glenn Pardede mengatakan, teknologi yang berkembang saat ini semakin memudahkan untuk pemuliaan tanaman, namun tetap tidak dapat menggantikan peran manusia.
Menurut Glenn, teknologi itu hanya alat, sedangkan kreativitas dan seni untuk memproduksi varietas tanaman tetap di tangan manusia, tidak akan tergantikan. “Secanggih apa pun teknologi yang berkembang saat ini, profesi ini tidak akan pernah tergantikan,” ujarnya.
Glenn mengatakan, para ahli di bidang ini ?saat ini, bahkan banyak dicari dan rawan untuk dibajak perusahaan atau bahkan ada yang bersolo karier. "Apalagi, kalau sudah berpengalaman untuk memproduksi varietas-varietas unggul," katanya.
Terkait pentingnya peran pemulia tanaman, belum lama ini Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI), IPB University dan perusahaan benih sayuran tropis hibrida PT Ewindo memberikan penghargaan kepada enam pemulia tanaman atau breeder terbaik Indonesia.
Muhamad Syukur mewakili PERIPI berharap, peran pemerintah lebih ditingkatkan lagi terutama dalam meningkatkan aktivitas budaya dan meningkatkan produksi.
Salah satu breeder yang mendapat penghargaan adalah Darmin, yang juga disejajarkan dengan peraih penghargaan lainnya, yakni Yudhistira Nugraha, Suwarto MS, Sumanah, Rebin, dan Fatkhu Rohman MS.