Perhimpunan Alumni RI Ini Peroleh Japan Foundation Awards 2019
- Istimewa
Sejak awal berdiri, Universitas Darma Persada telah menggalang kerja sama dengan The Japan Foundation dan berbagai organisasi pemerintah Jepang maupun swasta dalam berbagai bentuk kegiatan yang menunjang kompetensi lulusannya.
Kegiatan tersebut, antara lain penyelenggaraan berbagai seminar internasional, ujian kemampuan bahasa Jepang, pameran pendidikan Jepang, dan berbagai kegiatan lainnya, termasuk dengan The Jakarta Japan Club Foundation untuk penyelenggaraan seminar Monozukuri.
Kiprah PERSADA melalui Universitas Darma Persada telah mendapat perhatian dari para petinggi Jepang,seperti Kaisar Akihito dan Pangeran Putra Mahkota Akishinomiya, serta mantan Perdana Menteri Takeo Fukuda dan Yasuo Fukuda.
“Dalam lawatan ke Indonesia, Kaisar dan Pangeran, serta para mantan Perdana Menteri Jepang, khusus mengagendakan kunjungan ke Universitas Darma Persada beberapa waktu lalu. Bahkan pada 2015, mantan Perdana Menteri Yasuo Fukuda melalui JAPINDA (AsosiasiJepang-Indonesia) telah mendeklarasikan dukungannya, dengan menyatakan diri sebagai ‘Friend of Darma Persada’. Sebagai tindak lanjut, pada Oktober 2016, didirikan sebuah konsorsium yang beranggotakan 11 universitas Jepang untuk mendukung pengembangan Universitas Darma Persada. Perhatian dan kerja sama selama ini semakin meyakinkan kami, bahwa hubungan Indonesia-Jepang bukanlah didasarkan pocket to pocket semata, tetapi hubungan dari hati ke hati,” kata Rachmat.
Di masa depan, dengan fondasi 60 tahun hubungan diplomasi Indonesia-Jepang, Universitas Darma Persada diharapkan semakin kokoh menjadi monumen hidup persahabatan Indonesia-Jepang di bidang budaya dan pendidikan. Hal itu sangat mungkin dilakukan, karena sejak beberapa dekade Japan Foundation dan PERSADA telah menjalin kerja sama yang erat untuk memainkan peran penting dalam hubungan Jepang-Indonesia.
PERSADA juga berperan aktif menggalangkan kerja sama dengan alumni dari Jepang di berbagai negara ASEAN. Pada 1977, PERSADA bersama organisasi alumni dari Jepang di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina, membentuk Asosiasi Alumni Jepang dari ASEAN (ASCOJA), dan mendapat dukungan penuh dari PM Takeo Fukuda. Keanggotaan ASCOJA terus bertambah, seiring masuknya Brunei, Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar dalam organisasi ASEAN.