Konflik AS-Iran, Bayangi Pergerakan IHSG

Pergerakan IHSG beberapa waktu lalu saat di kisaran 6.200-an (foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVAnews/M Ali Wafa

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG memerah di level 6.248 pada pembukaan perdagangan Rabu 8 Januari 2020. Posisi itu melemah 30 poin atau 0,49 persen, dibanding penutupan perdagangan Selasa 7 Januari 2020 di level 6.279.

img_title Purbaya Waspadai Harga Minyak Dunia Melonjak akibat Konflik AS-Iran, Ruang Fiskal APBN Terancam Menyempit

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi memprediksi, IHSG pada perdagangan hari ini akan melemah berdasarkan analisis teknikal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Konflik antara AS dan Iran masih menjadi sentimen utama penggerak indeks," kata Lanjar dalam keterangan tertulisnya, Rabu 8 Januari 2020. 

img_title FIFA Izinkan Timnas Iran Pindah Markas dari AS ke Meksiko di Piala Dunia 2026

Konflik antara kedua negara memanas setelah serangan udara AS menewaskan tokoh Iran Qassem Soleimani. Iran pun disebut tengah menilai 13 skenario, yang memungkinkan untuk membalas pembunuhan tersebut.

"Sehingga kami perkirakan IHSG akan bergerak cenderung tertekan, dengan level support dan resistance 6.245 sampai 6.320," ujarnya.

img_title Cenderung Fluktuatif, IHSG Berpotensi Menguji Level 5.000

Secara teknikal, analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji menjelaskan, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.230,33 hingga 6.210,78.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.304,05 hingga 6.337,34. Berdasarkan indikator, MACD mulai membentuk pola dead cross di area positif, meskipun Stochastic dan RSI juga menunjukkan sinyal positif.

"Di sisi lain, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujarnya.
 

Ilustrasi Minyak Dunia

Harga Minyak Dunia Turun usai Melonjak Imbas Konflik AS-Iran, Pasar Mulai Hitung Ulang Risiko Timur Tengah

Harga minyak dunia turun setelah sempat melonjak akibat konflik AS-Iran. Pasar mencermati jalur distribusi minyak dan risiko geopolitik di Timur Tengah.

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut