Ibunda Jokowi Berpulang, Gubernur BI: Doakan Presiden Kuat dan Tabah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Bank Indonesia turut menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo pada Rabu, 25 Maret 2020 di usia 77 tahun. 

BI Fast Payment, Jawaban untuk Kebutuhan Transaksi Murah

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, seluruh jajaran dewan gubernur maupun karyawan turut mendoakan yang terbaik bagi beliau dan ditempatkan di posisi yang terbaik. 

"Dalam kesempatan ini saya dari sisi pribadi, dewan gubernur, dan seluruh pimpinan dan pegawai BI menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ibunda bapak Presiden," kata dia saat telekonferensi dari kantornya, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

Cadangan Devisa RI Februari 2022 Naik Tipis, Ini Pendorongnya

Tak lupa, Perry juga mengajak masyarakat Indonesia pada umumnya untuk mendoakan Presiden Jokowi mampu menjalani takdir tersebut dengan kuat dan tabah.

Sebab, menurut dia, duka itu tentu sangat berat di tengah besarnya tanggung jawab Presiden Jokowi untuk melindungi rakyat dari wabah Virus Corona (Covid-19) dan dampaknya yang terus merembet ke ekonomi Indonesia. 

BI Terbitkan Aturan Ketentuan Intensif untuk Perbankan

"Semoga bapak presiden diberikan kekuatan, ketabahan dalam terima takdir ini sementara beliau pimpin upaya-upaya cegah dampak dari pandemi corona virus agar masyarakat, ekonomi, kita semua, itu diberikan kekuatan dan terhindar dari dampak pendemi ini," tegasnya.

Sebagai informasi, Almarhumah dimakamkan siang ini di pemakaman keluarga di Karanganyar, Jawa Tengah. Jenazah ibunda Presiden Joko Widodo sebelumnya disalatkan di Masjid Baiturachman, Kelurahan Gayamsari, Kecamatan Banyuanyar, Kota Solo.

Ilustrasi dolar AS

Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$413,6 Miliar

Angka utang luar negeri tersebut turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar US$415,3 miliar.

img_title
VIVA.co.id
15 Maret 2022