Kucing, Rusa Hingga Singa Kuasai Jalanan di Tengah Lockdown Corona
Rabu, 22 April 2020 - 12:06 WIB
Share :
Ketika berbagai kota di dunia memberlakukan karantina wilayah atau lockdown guna menghambat penyebaran virus corona, beragam hewan menguasai jalan-jalan yang sepi dari manusia. Berikut penampakan mereka:
Kawanan kambing berjalan di sekitar jalan-jalan sepi Llandudno, Wales Utara, selama pembatasan virus corona secara nasional. Anggota dewan kota, Carol Marubbi, percaya bahwa kurangnya orang di luar rumah telah memikat kambing-kambing turun dari bukit. "Mereka penasaran ... dan saya pikir kambing-kambing ini juga bertanya-tanya apa yang terjadi, seperti orang lain," katanya.
Â
Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan ditutup sejak 25 Maret sebagai langkah pencegahan agar virus corona tidak masuk ke kawasan tersebut. Alhasil, jalan di taman nasional yang biasanya dilintasi bus-bus wisatawan kini sepi dan `dikuasai` kawanan singa. Padahal, sebelum taman itu ditutup, singa-singa biasanya hanya tampak pada malam hari.
Â
Seekor anjing liar berdiri di atas lapangan tertutup salju, sebagian besar sepi, di Pristina, Kosovo. Pemerintah setempat telah memberlakukan jam malam antara 17:00 dan 05:00 untuk mencoba membantu menghentikan penyebaran Covid-19.
Â
Jalan Malioboro di Kota Yogyakarta biasanya ramai wisatawan dan warga setempat. Namun, ketika pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menutup tempat-tempat wisata, meliburkan sekolah, dan mendorong masyarakat tetap di rumah, di jalan itu hanya terlihat seekor kucing.
Seorang mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU), berinsial VJEB (18) diduga bunuh diri di kamar kosnya, di kawasan Pajak USU, Jalan Jamin Ginting, Kota Medan.
Menurut Dirut Petrokimia Gresik perkembangan industri rendah karbon akan mengubah kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Engineer dan operator harus paham energi terbarukan
Timnas Indonesia akan menjamu rival bebuyutan, yakni Malaysia dalam laga matchday kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Berikut ulasannya.
Forum Bisnis Pesantren Nusantara digelar di Lamongan diharapkan jadi momentum bagi 200 pesantren untuk membangun ekosistem bisnis yang menguatkan dan berkelanjutan