Dradjad: Mulyani ke Bank Dunia, Solusi Elegan

Akbar Faisal (Hanura), Syafii Ma'arif & Dradjat Wibowo
Akbar Faisal (Hanura), Syafii Ma'arif & Dradjat Wibowo
Sumber :
  • Antara/ Fanny Octavianus

VIVAnews - Terpilihnya Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai direktur pelakasana Bank Dunia akan menguntungkan Indonesia. Pasalnya, solusi itu sangat elegan.

"Saya dukung. Sangat bagus untuk Indonesia," kata Ekonom Dradjad Wibowo dalam pesan singkat kepada VIVAnews, Rabu 5 Mei 2010.

Sri Mulyani saat ini tengah diperiksa dalam kasus bail-out PT Bank Century Tbk oleh Komisi Pemberantas Korupsi. Sri Mulyani juga dipersalahkan oleh DPR dalam kebijakan bail-out yang justru dipuji oleh negara-negara lain.

Sri Mulyani Indrawati dipilih menjadi direktur pelaksana bagi Presiden Bank Dunia, Robert Zoellick. Sri Mulyani mulai 1 Juni 2010 ini merupakan salah satu dari tiga direktur pelaksana, jabatan tertinggi di bawah Zoellick. Dia dianggap akan membawa keterampilan dan pengalaman yang unik bagi Bank Dunia.

"Posisinya akan menguntungkan karena  berasal dari negara dengan pendapatan menengah dan masih menghadapi tantangan yang signifikan dari kemiskinan," kata Zoellick dalam sebuah pernyataan e-mail seperti ditulis Blomberg,  4 Mei 2010.

Pemilihan ini didasarkan pada meningkatnya peran Indonesia di dunia, bangsa terpadat keempat dunia, anggota Kelompok G-20 yang mewakili negara berkembang dan maju.

Sri Mulyani, 47, akan menggantikan Juan Jose Daboub, yang akan menuntaskan empat tahun masa kerjanya pada 30 Juni. Juan mengawasi 74 negara di Amerika Latin, Karibia, Asia Timur dan Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara. Daboub adalah mantan menteri keuangan El Salvador. (hs)

Berita Favorit Lainnya:

1. Survei: Pengguna Facebook Doyan Seks
2. Dosa-Dosa Kompol Arafat di Mata Polri
3. Hanura: Bank Dunia Jangan Campuri Politik RI
4. Nokia C3 Ancam Ponsel Qwerty Murah China
5. Taipan Muda, Cantik, Kaya dari Korsel
6. Mourinho Lontarkan Spekulasi Cabut dari Inter
7. Syahrini Tolak Cinta Anang
8. Hatcher, Pemburu Harta Yang Bikin Syok China