Pemerintah Targetkan Harga Gula Rp 5.170

VIVAnews - Pemerintah menargetkan harga gula minimum sebesar Rp 5.170/kg pada 2009. Harga tersebut sesuai asumsi harga sebelum pajak Rp 4.700/kg dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2008.

"Kami akan menjalankan dua strategi utama untuk mengejar target harga minimum tersebut," kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil dalam Rapat Koordinasi Kebijakan Pergulaan Nasional di kantor Departemen Perindustrian, Kamis, 18 Desember 2008.

Saat ini, situasi pasar gula sedang kelebihan pasokan sehingga harga gula di pasaran sekitar Rp 4.900/kg.

Pertama, pemerintah akan menghidupkan kembali Kantor Pemasaran Bersama Gula dan Tetes untuk menjual gula secara bersama-sama dari PTPN dan RNI. "Sebagai penanggung jawab adalah Direktur Utama PTPN XI bersama anggota direktur utama BUMN gula lainnya," kata
Sofyan. Kantor bersama ini berlokasi di Surabaya.

Kedua, membangun sistem logistik dengan target distribusi produksi gula sebesar 4 juta ton yang terdiri dari produksi 2008 sebanyak 2,9 juta ton dan persediaan gula 2007 sebesar 1,1 juta ton.

Untuk menjalankan sistem distribusi tersebut, pemerintah memutuskan akan menggunakan  Bulog yang wajib menyalurkan persediaan sebesar 330 ribu ton per bulan. Ini untuk memenuhi konsumsi gula 250 ribu ton per bulan.

"Kelebihan persediaan gula sebesar 80 ribu ton akan dijadikan cadangan operasi pasar," kata Sofyan.