Kinerja Payah, DPR Canangkan 'Hari Legislasi'

Penutupan masa sidang III Paripurna DPR
Sumber :
  • Antara/Ismar Patrizki

VIVAnews - DPR mencanangkan hari legislasi setiap Rabu dan Kamis untuk mengatasi begitu minimnya produk legislasi atau Undang-undang yang selama ini mereka hasilkan. Dari total 70 RUU prioritas tahun 2010, DPR baru menyelesaikan tujuh saja. Jumlah ini tentu jauh dari memadai dan menunjukkan rendahnya kinerja dewan.

"Yang jadi masalah adalah keseriusan Dewan. Jadi untuk ke depan, pimpinan telah menetapkan hari Rabu dan Kamis sebagai hari legislasi yang hanya boleh digunakan untuk membahas produk legislasi," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR RI, Jakarta.

Seperti diketahui, DPR memiliki tiga fungsi yang berjalan paralel, yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Persoalannya, kata Pramono, DPR menjalankan ketiga fungsi itu secara sekaligus tanpa timeline atau jadwal yang jelas, sehingga justru terkesan menjadi campur aduk, tumpang tindih, dan kurang terencana.

"Oleh karena itu, kini hari legislasi benar-benar harus digunakan untuk fungsi legislasi, tidak boleh dicampuradukkan dengan fungsi pengawasan seperti yang terjadi selama ini," kata Pramono. Ia menekankan hal tersebut telah menjadi keputusan bersama seluruh pimpinan dewan dan fraksi.

Untuk mengesahkan hari legislasi tersebut, DPR akan segera merevisi UU No. 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang mengatur tentang kinerja lembaga legislatif. UU MD3 tersebut rencananya akan direvisi satu paket dengan Perubahan Paket RUU Bidang Politik.

Pramono menambahkan, untuk mendorong produktivitas legislasi Dewan, masing-masing komisi di DPR sudah dibebani tugas untuk menyelesaikan setidaknya dua legislasi pada masa sidang berikutnya. Bila hal ini dapat terealisir sesuai rencana, maka DPR paling tidak akan dapat menyelesaikan 22 UU.

Pramono juga menegaskan, penyebab utama dari minimnya produk legislasi Dewan adalah karena minimnya kemauan anggota DPR--bukan sekadar faktor kurangnya staf ahli.

Aksi Pro-Palestina di AS, Joe Biden: Tidak Boleh Ada Anti-Yahudi

Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan akan menambah tenaga ahli untuk meningkatkan fungsi legislasi dewan yang kini payah bukan buatan. (kd)

Tarsum, Tersangka kasus pembunuhan mutilasi di Ciamis diamankan Polisi

Terungkap, Ini Hasil Tes Kejiwaan Suami Mutilasi Istri di Ciamis

Hasil pemeriksaan kejiwaan terhadap Tarsum (51), suami di Ciamis yang memutilasi istrinya sendiri, Yanti (44), di RSUD Ciamis mengharuskan pelaku dirujuk ke RS Jiwa.

img_title
VIVA.co.id
8 Mei 2024