Gubernur Jawa Barat Tanggapi Forum Facebook

VIVAnews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membantah melarang pertunjukan tari jaipong seperti yang muncul di forum diskusi situs jejaring komunitas, Facebook, pada Kamis, 5 Februari 2009. Gubernur hanya mengimbau agar gerakan dan pakaian penari Jaipong diperhalus sehingga tetap alami.

Heryawan menjelaskan sebenarnya imbauan gubernur itu hasil diskusi dan masukan sejumlah pihak. Imbauan sebenarnya ditujukan kepada seluruh bawahannnya agar berpakaian rapi dan sopan.

Sebagai contoh, agar tarian jaipong dikembalikan ke bentuk aslinya, seperti tahun 70-an yang menampilkan seni jaipong dengan ciri yang lebih sopan dan terhormat.

"Jadi tidak benar ada larangan pertunjukan tari Jaipong, serta  kesenian tradisional Sunda lain. Apalagi menandatangani surat keputusan (SK) atau peraturan gubernur,” ujar Ahmad Heryawan, melalui keterangan pers yang diterima VIVAnews, Jumat, 6 Februari 2009.

Heryawan memastikan, kebijakan pelarangan itu tidak ada dan tidak akan pernah ada. Lebih lanjut dia menyayangkan pihak-pihak yang melontarkan rilis pelarangan Jaipong via Facebook tanpa dasar tersebut.

"Itu (larangan pertunjukan tari jaipong) itu tidak benar. Dan, saya sudah cek ke Sekretariat Daerah Pemprov jika memang telah di-SK-kan atau di-Pergubkan,” tuturnya.