Krisis, Awas Kekerasan Rumah Tangga Meningkat

VIVanews - Komisi Nasional  Pelindungan Perempuan memprediksi kekerasan dalam rumah tangga  karena faktor himpitan ekonomi akan tetap mendominasi kasus-kasus kekerasan tahun ini.

Kondisi ini tercium dari krisis ekonomi global yang masih melanda hingga saat ini. Padahal tidak dalam kondisi krisis pun, kekerasan akibat himpitan ekonomi sudah menduduki posisi paling atas.

"KDRT merupakan fenomena gunung es yang jumlahnya akan terus meningkat jika tidak segera diatasi. Apalagi sekarang krisis," ujar Wakil Ketua Komnas Perempuan Ninik Rahayu di Jakarta, Sabtu 7 Maret 2009.

Menurut dia, KDRT terjadi karena dalam peraturan hukum yang ada Undang-Undang Perilaku KDRT semakin ditinggalkan oleh pihak kepolisian dan pengadilan sehingga ini tidak memberikan rasa keadilan kepada perempuan yang menjadi korban.

Untuk itu, kata dia, pihaknya mengimbau kepada para perempuan agar pada pemilihan umum (Pemilu) nanti agar lebih cermat dalam memilih pemimpin. "Ini memberi ruang bagi kita untuk lebih mencermati memilih calon pemimpin yang nantinya dapat memenuhi aspirasi hak perempuan atau pemimpin walaupun laki-laki tetapi bisa memenuhi aspirasi perempuan," tuturnya.

Zaidul Akbar Bocorkan Resep Kaldu Ajaib dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan
Pemain Timnas U-23 Muhammad Ferrari

Mengenal 2 Sosok Anggota Polri di Timnas Indonesia U-23

Ada dua anggota Polri aktif dalam skuad Timnas Indonesia U-23 yang saat ini melaju hingga semifinal Piala Asia U-23.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024