Botoks Ternyata Bisa Meredam Gairah Seksual

Ilustrasi perawatan kecantikan.
Ilustrasi perawatan kecantikan.
Sumber :

VIVAlife - Kalau biasanya botoks lebih populer di dunia kecantikan, kini ia juga berguna bagi dunia kesehatan. Empiri kedokteran membuktikan, botoks yang biasa digunakan mengencangkan kulit, kini diketahui memiliki fungsi lain. Ia juga bisa meredam gairah seksual berlebihan pada wanita.

Wanita yang mengalami gairah seksual berlebihan, seringkali labil secara emosi. Ia mudah sedih secara spontan, mendadak bergairah secara tak terkendali, dan bisa berlangsung berhari-hari. Orgasme saat berhubungan seksual hanya meredakan gairah itu beberapa jam saja.

Mengutip laman Daily Mail, seorang dokter di Turki berhasil mengobati dua wanita dengan gejala itu. Mereka diberi suntikan botoks yang bisa memblokir saraf dorsal. Itu berhubungan dengan organ intim wanita bagian luar. Ternyata, gejala kedua wanita itu membaik.

“Botoks mengurangi ‘aktivitas listrik’ di saraf, sehingga bisa menumpulkan saraf-saraf yang meradang dan memberi bantuan,” Dr Patrick Bowler, pendiri Klinik Courthouse, menerangkan.

Terapi botoks ini menjadi penemuan penting, sebab selama ini disfungsi seksual pada wanita yang ditandai gairah berlebihan, kurang mendapat perhatian. Para wanita yang menderita gejala serupa terlalu malu untuk mencari bantuan dokter.

Akibatnya, bisa fatal. Menurut catatan, seorang wanita 39 tahun di Florida memutuskan bunuh diri setelah 16 tahun hidup dengan disfungsi seksual dan tak bisa mengendalikan gairahnya. (umi)