Demo Tentara di Jayapura Ricuh

VIVAnews - Aksi demo ratusan prajurit di depan markasnya, Batalyon 751 Sentani Jayapura, yang terjadi siang tadi, berakhir ricuh.

Kericuhan ini berawal saat para wartawan mulai mengabadikan aksi demo dengan kamera. Dalam aksi demonya, para prajurit melempari kantor markas mereka di Jalan Kemiri Sentani dengan batu dan besi.

Melihat ada wartawan yang mengabadikan peristiwa itu, para prajurit keberatan dan melarang. Beberapa waktu kemudian terjadi aksi kejar-kejaran antara prajurit dan wartawan.

Merasa nyawanya terancam, para wartawan pun bersembunyi di kantor polisi dan rumah-rumah warga. Aksi tegang ini pun membuat warga ketakutan dan masuk ke rumah.

Namun, salah satu wartawan, Anang sedang tidak beruntung. Saat ia makan di rumah makan, sejumlah prajurit memergokinya dan merampas kamera milik Anang. "Padahal, saya sudah bilang saya punya hak untuk meliput," kata wartawan Sentana News itu.

Ia pun terpaksa merelakan kameranya tipe Nikon D 40 itu. "Sampai sekarang kamera saya belum kembali," tukasnya.

Laporan: Banjir Ambarita