Komisi VII DPR Desak PLN Tingkatkan Rasio Elektrifikasi NTB

Instalasi Listrik Industri
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin
VIVA.co.id
- Komisi VII DPR mendesak PT PLN Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkatkan rasio elektrifikasi di NTB, yang masih rendah, di mana masih ada 36 persen rumah tangga yang belum menikmati listrik.

 

"Rasio elektrifikasi di NTB masih sangat rendah. Itu perlu ditingkatkan, karena jika dilihat daerah tersebut, masih punya potensi untuk berkembang," ujar Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika.

 
Banggar DPR: Target Tax Amnesty Terlalu Ambisius

Menurut Kardaya, elektrifikasi ini juga menyangkut prasarana listrik pedesaan yang harus ditingkatkan. "Mengenai listrik diakui memang
Komisi XI: Postur APBN-P 2016 Tidak Kredibel
supplay
dan
Komisi IV Minta Pemerintah Cabut Subsidi Benih Padi
demand di NTB cukup memprihatinkan. Banyak terjadi pemadaman. Kami meminta pembangkit listrik yang terbengkalai ditingkatkan," jelasnya.

 

Dia mengakui, memang ada potensi yang cukup besar seperti Geothermal. Namun, masih terkendala perizinan karena terletak di kawasan hutan lindung. "Memang ada potensi yang cukup bagus seperti geothermal cukup besar juga tidak dikembangkan, karena  ada hal yang tersangkut kehutanan itu,"jelasnya.

 

Dia menambahkan, hal itu merupakan tugas Komisi VII DPR untuk mengordinasikan persoalan tersebut dengan Kementerian Kehutanan. "Ini juga dapat menjadi andalan sumber pembangkit listrik bisa saja memakai diesel, tetapi impor BBM dapat meningkat,"katanya. (www.dpr.go.id)
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya