DPR: Cabut IMF & Bank Dunia, Jokowi Berutang ke China
Selasa, 28 April 2015 - 11:41 WIB
Sumber :
- ANTARA FOTO/AACC2015/Subekti
“Ingat, itu utang yang harus dibayar oleh anak cucu kita. Sedangkan mereka tidak mau memberi utang tanpa dapat keuntungan melalui proyek-proyeknya. Celaka jika kita berutang, tetapi barang yang diberikan buruk kualitasnya. Sedangkan barang itu, diharapkan yang akan mendongkrak pendapatan kita. Apalagi, kalau pengelolaannya tidak benar malah bisa jadi bancakan. Mau bayar pakai apa nanti?” kata Ecky.
Prioritas pemerintah
Menurut Ecky, setidaknya ada tiga hal yang harus menjadi prioritas pemerintah dalam kesepakatan kerja sama ini.
Pertama, memastikan kualitas dan ketepatan waktu proyek tersebut. Kedua, memastikan penyerapan tenaga kerja dan tingkat kandungan dalam negeri semaksimal mungkin. Ketiga, memastikan transfer teknologi dan pengetahuan terjadi, agar jangan sampai kita tergantung pada mereka terus ke depannya.
“Percuma teriak-teriak singkirkan bohir yang lama, jika kita malah merapat ke bohir yang baru,” tuturnya. (asp)
Vietnam Kirim Peluncur Roket ke Laut China Selatan
"Kepulauan Spratly adalah hak sah kami untuk mempertahankannya".
VIVA.co.id
10 Agustus 2016