Sumber :
- U-Report
"Kini mereka tak perlu lagi menyiapkan dana sekitar 100 lisensi (software) untuk 100 server. Mereka hanya perlu membeli sekitar lisensi 20 server, 80 sisanya divirtualisasi.
Anda bisa mengunduh softwarenya secara gratis," ujar Adrian Anwar, Server & Tools Marketing Manager Business Marketing Organization, Microsoft Indonesia.
Di tengah tren virtualisasi ini, Microsoft Windows masih harus berkompetisi ketat dengan vendor raksasa lain, VMware, yang lebih dulu populer sebagai software virtualisasi server.
Baca Juga
Microsoft memasarkan softwarenya dengan harga yang lebih kompetitif, yakni mulai USD 2.500 (sekitar Rp 26,5 juta), jika dibandingkan VMware yang mulai dari USD 6.000 (sekitar Rp 63,8 juta).
Robot Canggih Ini bikin ART Terancam
Merawat kebersihan rumah kini makin praktis berkat deretan inovasi teknologi terbaru tanpa harus melibatkan asisten rumah tangga (ART) lantaran adanya robot.
VIVA.co.id
4 September 2026