Teknologi Mobil Pintar Mulai Menular
- Chery
Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi kendaraan saat ini tidak lagi hanya soal mesin, baterai, atau fitur keselamatan. Mobil pintar mulai dibekali kemampuan untuk mengenali pengemudi, memahami kebiasaan, hingga menyesuaikan sejumlah fungsi berdasarkan preferensi pengguna.
Konsep serupa kini mulai diterapkan pada robot pendamping keluarga. Salah satunya Mobo, robot berbasis embodied intelligence yang diperkenalkan AiMOGA Robotics di ajang World Robot Conference (WRC) 2026.
Menariknya, Mobo tidak hanya dirancang untuk menerima perintah kemudian menjalankannya. Robot tersebut dibekali kemampuan long term memory yang memungkinkan sistem mengingat preferensi dan riwayat interaksi dengan anggota keluarga.
Kemampuan ini membuat Mobo dapat mempelajari kebiasaan penggunanya dari waktu ke waktu. Robot kemudian bisa menyesuaikan respons maupun aktivitasnya dengan rutinitas yang telah dikenali.
Konsep tersebut memiliki kemiripan dengan arah pengembangan mobil pintar. Kendaraan modern mulai mengandalkan berbagai sistem yang mampu mengenali pengemudi dan memberikan pengalaman yang lebih personal, meski penerapannya tentu berbeda dengan robot pendamping.
Pada Mobo, kemampuan tersebut didukung Vision Language Model (VLM) yang menggabungkan informasi visual dan audio. Teknologi ini memungkinkan robot mengenali manusia, objek, sekaligus memahami kondisi lingkungan di sekitarnya.
Mobo juga menggunakan agent based task planning. Sistem tersebut memungkinkan robot menguraikan kebutuhan menjadi sejumlah tugas sebelum menyelesaikannya secara mandiri.
Dengan pendekatan itu, Mobo tidak hanya memahami satu instruksi secara terpisah. Robot dikembangkan untuk memahami konteks dan dinamika yang terjadi di lingkungan rumah.
Misalnya, Mobo dapat membantu mengatur jadwal, memberikan pengingat hingga membantu aktivitas sehari-hari. Robot juga bisa mengingatkan anggota keluarga untuk mengonsumsi obat serta memungkinkan kondisi rumah dipantau dari jarak jauh melalui aplikasi.
Kemampuan mengenali lingkungan dan mengambil tindakan secara mandiri inilah yang membuat konsep embodied intelligence menarik untuk dibandingkan dengan perkembangan kendaraan pintar.
Di industri otomotif, mobil masa kini juga semakin mengandalkan kamera, sensor, perangkat lunak dan kecerdasan buatan untuk memahami kondisi di sekitarnya. Bedanya, sistem pada kendaraan diarahkan untuk membantu proses berkendara, keselamatan, kenyamanan, hingga otomatisasi.