Tol Trans Sumatera Ditarget Selesai 2018

Gedung Hutama Karya (HK)
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin
VIVA.co.id
- PT Hutama Karya (Persero) mengajukan usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3 triliun dalam RAPBN 2016. Perseroan ini akan menggunakannya untuk pembangunan ruas tol Palembang-Indralaya dan ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar.


Dirut Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra, Kamis 27 Agustus 2015, mengatakan suntikan dana tersebut akan digunakan untuk perencanaan, konstruksi, peralatan tol, supervisi, eskalasi, PPN 10 persen,
overhead
, IDC, dan
financing cost
dua ruas tol tersebut.


"Ruas Palembang-Indralaya sebesar Rp1,51 trilun dan ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar Rp1,48 triliun," kata Putra dalam rapat dengar pendapat Komisi VI dengan Kementerian BUMN, Hutama Karya, PT Wijaya Karya Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan Tbk di DPR, Jakarta.


Dia mengatakan bahwa tol tersebut harus selesai sebelum Asian Games tahun 2018. Menurut Putra, proyek jalan tol Trans Sumatera itu merupakan proyek pemerintah, karena itu penyertaan modal ini merupakan dukungan penuh pemerintah terhadap BUMN konstruksi ini.
Pejabat yang Rangkap Jabatan di BUMN Diminta Buat LHKPN


Erick Thohir Klaim Temukan 53 Kasus Korupsi di BUMN
"Proyek Trans Sumatera adalah proyek pemerintah, karena tak layak secara finansial, maka perlu ada dukungan pemerintah (berupa) koordinasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah," kata dia. (asp)

Hutama Karya Mohon Uang Muka Proyek Dikembalikan Jadi 20 Persen
Visualisasi pengembangan organisasi BRI melalui BRIVolution 2.0

Pengembangan Organisasi di Masa Pandemi: BRI Jalankan BRIVolution 2.0

Manfaatkan momentum pandemi sebagai stimulus terjadinya pengembangan organisasi, BRI dorong implementasi BRIVolution 2.0

img_title
VIVA.co.id
24 Desember 2021