Redam Kenaikan Daging Ayam, Efisienkan Rantai Distribusi
Senin, 31 Agustus 2015 - 16:57 WIB
Sumber :
Legislator dari Jawa Timur ini menjelaskan, masalah dalam rantai distribusi daging ayam di duga karena adanya perilaku spekulan atau penyalahgunaan kekuatan pasar yang dilakukan pedagang perantara (kartel) dalam satu supply chain atau rantai distribusi. Ini terjadi, karena struktur pasar sangat berpengaruh terhadap jumlah margin keuntungan yang ditetapkan oleh para pelaku usaha dalam satu rantai pemasaran.
Rofi mengatakan, ada berapa jumlah perusahaan yang beroperasi di pasar, bagaimana barrier to entry and exit bagi perusahaan, dan karakteristik produk yang diperdagangkan sangat menentukan struktur pasar yang terbentuk. Dari struktur pasar ini muncul pengaruh untuk mempengaruhi harga pasar dari kekuatan perusahaan-perusahaan yang ada di dalam pasar tersebut.
“Secara umum pasar daging ayam terbentuk secara oligopoli, dimana perusahaan tunggal atau beberapa perusahaan dominan akan berperilaku sebagai pembentuk harga, yang memiliki keleluasaan dalam menetapkan harga dan menentukan margin seoptimal mungkin,” katanya.
Komisi VII Dukung Upaya Pemerintah Perkuat Pertamina
Demi mencapai kedaulatan energi.
VIVA.co.id
4 November 2016