Amankan Suplai Sapi, Kementan Pangkas Perizinan
Rabu, 18 November 2015 - 15:24 WIB
Sumber :
- Kementerian Pertanian
Baca Juga
"Kami tidak akan mencari pendapatan asli daerah dari retribusi izin sapi. Masih banyak sumber lain,” ujarnya.
Frans menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTT sejak 2008 bertekad menjadi provinsi ternak. Upaya yang telah dilakukan antara lain mendorong instalasi pembibitan ternak sapi, karena kebutuhan bibit sapi di masyarakat sangat tinggi untuk menambah populasi sapi.
"Awal jadi gubernur populasi ternak hanya 500 ribu ekor sekarang mencapai 900 ribu ekor lebih. Di Timor telah ada empat instalasi pembibitan dan di Sumba ada dua instalasi pembibitan," ujarnya menambahkan.
Guna menjamin kelancaran ketersediaan stok sapi dan tidak adanya masalah di lapangan, Frans berjanji akan meminta para bupati untuk menertibkan retribusi yang selama ini memberatkan para pelaku usaha.
"Ini agar harga jual sapi dari pelaku usaha yang dikeluarkan ke daerah lain menjadi murah dan sapi mudah dikumpulkan."
(mus)
Rutin Impor Daging Sapi, Solusi Turunkan Harga?
Harga daging belum sesuai dengan keinginan Presiden Rp80 ribu/kg.
VIVA.co.id
11 Agustus 2016