Kerjasama PP dan Jakarta Propertindo Percepat Rusun

Kerjasama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dengan PT Pembangunan Perumahan (PP)
Sumber :
  • Fikri Halim/ VIVA.co.id

VIVA.co.id - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dengan PT Pembangunan Perumahan (PP) (persero) Tbk melakukan penandatanganan nota kesepahaman di Balai Kota, Jakarta.

Pengembangan Organisasi di Masa Pandemi: BRI Jalankan BRIVolution 2.0

Kerjasama ditujukan dalam rangka mempercepat proyek pembangunan infrastruktur dan properti serta mempercepat proses Initial Public Offering (IPO) perusahaan.

Direktur Utama (Dirut) PT Jakpro, Abdul Hadi mengatakan dengan kerjasama ini diharapkan akan dapat mempercepat proses Initial Public Offering (IPO) perusahaannya di pasar saham.
Pejabat yang Rangkap Jabatan di BUMN Diminta Buat LHKPN

"Intinya Jakpro bekerjasama dengan PP agar IPO lebih cepat, nanti, lebih lanjut, kita akan bicarakan bisnisnya semua," ujar Hadi, di Balai Kota usai penandatanganan kerjasama, Jumat 4 Desember 2015.
Erick Thohir Klaim Temukan 53 Kasus Korupsi di BUMN

Ia mengatakan, dibidang properti, pihaknya akan mempercayakan aset-aset perusahaannya dengan aset PT PP untuk dapat bersinergi.

"Walaupun masih belum ada, nanti kita akan wujudkan pembangunan, kita sinergi disitu. Yang pasti di dua sektor di bidang properti sama infrastruktur, intinya perlu bekerjasama dengan yang ahlinya dibidang properti, supaya backbone-nya Jakpro kedepan dapat mendukung IPO supaya lebih cepat," kata dia.

Direktur PT PP Bambang Tri Wibowo mengatakan akan melakukan yang terbaik dari kinerjanya, dimana pihaknya akan memanfaatkan aset-aset PT Jakpro seperti lahan yang masih "nganggur" untuk dimanfaatkan dalam membangun perumahan rakyat.

"Dan untuk kawasan yang sekarang idle (menganggur) di Jakpro untuk jadi lebih bermanfaat lebih bernilai tinggi. Kami akan kembangkan perumahan rakyat dan, rusunawa juga. Ini merupakan Kepercayaan yang besar kepada PP untuk membuktikan bahwa kami memang yang terbaik untuk rusun, properti," kata dia.

Dalam penandatanganan kerjasama tersebut, turut disaksikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. (ren)
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya