Peringkat Dua Terbaik Dunia, Bali Harus Berbenah
Selasa, 5 Januari 2016 - 06:17 WIB
Sumber :
- Pixabay
Yang paling krusial adalah masalah sampah, macet, dan air bersih. Sampah di Bali, menurut Wijaya, masih menjadi momok yang menakutkan.Â
Manajemen sampah belum diterapkan secara baik dan benar. Dia mencontohkan, tempat pembuangan akhir (TPA) Suwung yang masih saja tercium aroma tak sedap.Â
"Padahal, lokasi itu berdekatan dengan Pelabuhan Benoa, lokasi pariwisata dan pemukiman warga," terang Wijaya.Â
Kemacetan juga menjadi tantangan bagi Bali. Bali yang sangat kecil ini dijejali dengan jutaan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.Â
Setiap jalur baru dibuka selalu dipenuhi kendaraan. Krisis air bersih juga menjadi tantangan tersendiri. Bila tidak dibenahi mulai sekarang, Wijaya khawatir Bali tidak banyak berharap untuk mendapatkan peringkat terbaik dunia.Â
"Itulah sebabnya BPPD Bali menyusun degradasi pariwisata Bali. Hasilnya akan diberikan kepada seluruh pihak terkait, untuk melindungi Bali dari degradasi pariwisata tersebut," kata Wijaya. (asp)
Geng Satu Darah Asal Belanda Bikin Onar di Kuta
Geng itu disebut didirikan orang-orang keturunan Maluku.
VIVA.co.id
8 Agustus 2016