LIPI Ciptakan Sari Tempe Kental, Berkhasiat untuk Ibu Hamil

Peneliti LIPI, Mukhamad Angwar
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Mukhamad Angwar, menemukan produk sari tempe kental manis yang tak biasa. Hasil tempe olahannya tersebut mempunyai cita rasa yang berbeda, tetapi awet digunakan dalam setahun dalam kemasan kaleng.

Bahaya Radiasi Produk Elektronik, Ini Solusi LIPI

Angwar mengatakan, sari tempe kental manisnya ini salah satu hasil litbang UPT Balai Pengembangan Proses dan Teknologi Kimia (BPPTK) LIPI Yogyakarta.

Soal khasiatnya, Angwar mengemukakan produk tempe yang menggunakan merek Qoir ini, merupakan minuman fungsional, karena terdapat kandungan zat bioaktif dan protein yang tinggi. Selain itu, tempe hasil risetnya juga dapat digunakan untuk ibu hamil, guna menghindari bayinya lahir dengan normal tanpa ada kelainan.

Tiga Tantangan Ketahanan Pangan Versi Wapres

"Karena sari tempe ini mengandung asal folat yang dapat bermanfaat bagi ibu hamil, guna menghindari kelainan pada bayinya. Terus, riset kami ini juga mudah dicerna tubuh, dijadikan alternatif untuk subtitusi kekurangan kandungan gizi, vitamin B12 bagi kalangan vegetarian," tutur Angwar di Ruang Media Center, LIPI, Jakarta, Kamis 28 Januari 2018.

Untuk saat ini, Angwar baru mengembangkan ke dalam dua jenis, yakni original dan cokelat. Sekilas, sari tempe ini seperti minuman biasa, namun terasa ada aroma tempenya. Kita bisa menengguknya dalam segelas cangkir, dengan takaran empat sendok makan untuk menikmatinya.

BPOM: Kondisi Keamanan Pangan Indonesia Masih Memprihatinkan

Berdasarkan pengalaman VIVA.co.id saat mencoba sari tempe Angwar ini, untuk rasa cokelat aroma tempenya lebih sedikit, karena rasa cokelat cukup mendominasi. Sedangkan untuk kategori original, rasanya seperti kita sedang meminum susu kedelai dengan didominasi warna putih.

Saat ini, olahan tempe kemasan Angwar ini masih belum dikomersilkan ke khalayak luas. Ia masih menunggu dari kelanjutan dengan pihak kedua untuk memasarkan hasil risetnya itu. Dalam hal ini, LIPI bekerja sama dengan perusahaan bernama Umiyako Javafood.

"Sari tempe kental manis sudah MoU sekitar Desember kemarin, mudah-mudahan bisa dipasarkan bulan depan (Februari). Tetapi, dalam tahap awal kita akan uji pasar dulu dan izin pemasaran," ucap Angwar.

Apanila nanti sudah dipasarkan, sari tempe Angwar ini akan dipasarkan sekitar Rp15 ribu untuk satu kemasan kaleng. (asp)

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron

Ekonomi Pancasila Diyakini Bisa Atasi Gejolak Harga Pangan

Dengan ekonomi Pancasila, pasar tidak akan dibiarkan bebas.

img_title
VIVA.co.id
9 Juni 2016