Jumlah Penumpang KRL Mulai Pulih Pasca Bom Thamrin

Penumpang KRL
Sumber :
  • Nidya Hapsari
VIVA.co.id
img_title Antisipasi Kepadatan, KRL Tambah Petugas Tiket
- PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menyebut peristiwa teror bom Thamrin, Jakarta Pusat, yang terjadi beberapa pekan lalu, membuat jumlah penumpang KRL turun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Menhub Baru Target Penumpang Commuter Line Capai 420 Juta
Demikian ungkap Direktur Utama KCJ, M. Nurul Fadilla, pada Minggu, 7 Februari 2016.

img_title KRL di Lenteng Agung Normal Kembali Usai Patah Rel
"Sejak ledakan Thamrin kemarin, jumlah penumpang turun," kata Fadilla di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta.

Dia mengatakan, bahwa kejadian teror bom Thamrin sempat membuat jumlah penumpang KRL Jabodetabek merosot dari 830 ribu penumpang menjadi 800 ribu penumpang per hari.
 
Tetapi, kini, jumlahnya berangsur-angsur naik. Namun, tidak dijelaskan pasti sampai kapan jumlah penumpang KRL turun pasca teror bom Thamrin.

"Sekarang sudah mulai pulih," kata Fadilla.

Tak hanya itu, kata dia, penurunan penumpang juga terjadi saat musim hujan. Menurut Fadilla, musim hujan membuat sinyal perkeretaapian menjadi terganggu.

"Mungkin karena hujan, penumpang memilih menggunakan kendaraan pribadi," kata dia.

Sekadar informasi, KCJ mencatat jumlah penumpang KRL harian saat ini sebanyak 830 ribu pernumpang per hari. Anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini membidik target penumpang sebanyak 870 ribu orang pada tahun 2016 dan 1,2 juta penumpang pada 2019. 

Cara yang ditempuh KCJ untuk meningkatkan kapasitas angkut kereta adalah menambah jumlah kereta dalam rangkaian kereta (train set).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


(ren)
KRL Commuter Line.

Terkait Demo, Hindari Stasiun Juanda dan Gondangdia

Penumpang naik hingga 400 persen.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut