Murah, Teknologi Olah Sampah Sawit Jadi Bahan Bakar

Petani kelapa sawit.
Sumber :
  • ANTARA/Rony Muharrman

VIVA.co.id –  Indonesia telah menjalin kerja sama dengan Jepang menggunakan teknologi Gasifikasi Fluidized Bed untuk mengubah energi biomassa menjadi bahan bakar dengan bantuan katalisator tanah liat.

Jokowi Pede Peluncuran B30 Bakal Akhiri Rezim Impor Migas

Kerja sama tersebut diusung oleh Pusat Teknologi Sumberdaya Energi dan Industri Kimia (PTSEIK), Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), dengan Science and Technology Research Partnership for Substainable Development (Satreps) Jepang.

Energi biomassa yang akan dimanfaatkan adalah limbah tandan sawit. Diketahui Indonesia adalah negara penghasil sawit terbesar di dunia. Artinya, tandan dan batang sawit pun tersedia dalam jumlah banyak.

Jika B30 Sukses, Jokowi Klaim Negara Bisa Menghemat Rp63 Triliun

Direktur Eksekutif, Asian People’s Exchange (Apex) Nao Tanakan, yang membawahi Satreps, menyebutkan teknologi Gasifikasi Fluidized Bed adalah teknologi tepat guna yang tidak menghabiskan biaya banyak.

"Yang penting itu (teknologi ini) murah, dibandingkan gasifikasi negara berkembang, investasi awal, biasanya negara berkembang satu perlima, ini satu perseribu," ujar Nao kepada VIVA.co.id usai sambutan dalam seminar internasional yang diselenggapakan BPPT dan Satreps di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu 17 Februari 2016.

Pakai Lempung, Peneliti Indonesia Sulap Limbah Sawit jadi Bahan Bakar

Selain itu, keunggulan teknologi besutan Jepang ini, menurut Nao, yaitu dari segi katalisator yang digunakan, yaitu tanah liat. Nao menuturkan, selain murah, tanah liat sangat efektif untuk mengurangi emisi akibat proses gasifikasi.

Nao berujar, biasanya dalam proses biokimia, partikel biomasaa harus diperkecil, namun dengan Gasifikasi Fluidized Bed tidak perlu untuk memperkecil ukuran biomassanya.

"Dengan ukuran partikel besar, bisa langsung ke gasifier, itu untungnya lagi," katanya.

Terakhir, keunggulannya, kata Nao, adalah dari segi kualitas gas yang dihasilkan. Gas hasil proses ini lebih maksimal dengan Gasifikasi Fluidized Bed, sebab saat proses gasifikasi menggunakan uap, yang mana pada gasifikasi umumnya hanya tersedia menggunakan udara.

"Dan, kualitas gas masih rendah," kata dia. (asp)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya