OKI, Perkuat Komitmen Kedaulatan Palestina

Wakil Ketua BKSAP dan Anggota Komisi VII DPR RI Rofi Munawar
Sumber :

VIVA.co.id – Wakil Ketua Badan Kerjasama Antara Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rofi Munawar meminta pemerintah Indonesia mendorong anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) harus serius meneguhkan komitmennya didalam membela kedaulatan bangsa Palestina.

img_title Jerman Tolak Akui Negara Palestina untuk Saat Ini, Apa Alasannya?

“Kita berharap konferensi ini memberikan solusi strategis terhadap penyelesaian Palestina yang lebih komprehensif dan solutif. Penguatan komitmen negara-negara OKI diperlukan, dengan mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan keberpihakan kepada palestina yang selama ini menjadi sasaran agresi Israel,” disampaikan Rofi Munawar dalam keterangan persnya pada hari Kamis, 3 Maret 2016 di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) tentang Al-Quds dan Palestina di Jakarta, 6 dan 7 Maret 2016 mendatang. Dalam forum tersebut diharapkan Indonesia dapat menginisiasi pendekatan solusi penyelesaian konflik yang adaptif sesuai dengan kondisi Palestina terkini.

img_title Prancis Siap Akui Negara Palestina pada September 2025

Rofi menambahkan, sudah semestinya setiap anggota OKI mendorong kedaulatan Palestina dan secara bersama-sama memperjuangkannya diberbagai forum internasional. Anggota OKI harus mampu mengembangkan jaringan, menguatkan soliditas dan komitmen bersama secara terus menerus. Oleh karenanya, dukungan dalam kedaulatan Palestina bukan hanya karena masalah keumatan namun perjuangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang menentang penjajahan di dunia.

“Isu Palestina ini sudah sekian lama mengemuka bersamaan dengan berdirinya OKI, namun sejalan dengan konflik di Palestina masih terus terjadi konflik bersamaan dengan memburuknya kawasan timur tengah secara umum,” ujar Rofi.

img_title Softbank Batal Investasi di IKN, Fraksi PKS: Jangan Perbesar APBN

Rofi memberikan pandangan, di tengah kelesuan ekonomi global sudah seharusnya antar negara Islam mendorong kerjasama yang lebih intensif, karenanya diperlukan usaha bersama yang saling menguntungkan dan melengkapi. Kelesuan ekonomi global tentu saja akan sangat berpengaruh dalam mekanisme perdagangan antar negara, situasi tersebut tentu saja dapat dimanfaatkan bagi negara-negara Islam untuk membangun pasar ‘alamiah’ berbasis nilai-nilai Islam yang lebih kompetitif dan saling menguntungkan. Oleh karenaya, perlu diupayakan konsep dan pendekatan yang lebih mampu membangun jaringan secara produktif antar negara-negara Islam.

“Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina, selain tidak hanya mendesak secara diplomatis Israel agar menghentikan kekerasan namun juga perlu serius membangun ekonomi Palestina yang lebih yang dapat secara intensif diserap oleh pasar-pasar negara Islam,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut