Komisi V Dukung Masterplan Pengembangan Bandara Fatmawati
Sedangkan, lanjut Yudi, untuk pengembangan Bandara Perintis seperti Enggano juga sudah masuk kedalam rencana strategi Kementerian Perhubungan.
"Bandara perintis menurut saya, yang penting adalah teknologi pendeteksi cuaca disana, yang dengan cepat dapat memberikan informasi cuaca. Karena kalau tidak ada informasi cuaca akan gambling dan berbahaya juga," ujarnya.
Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara, Yufridon Gandos menerangkan, selain memperluas runway, dari segi pelayanan juga akan dibangun terminal penumpang tambahan. Lalu dari segi keamanan juga akan dibangun pagar tambahan dan cctv, sedangkan untuk keselamatan adanya pengadaan pakaian rescue tahan api.
Selain itu, kata Gandos, potensi bandar udara ini sangat besar, saat lebaran saja total mencapai 1000 penumpang, saat liburan dapat lebih tinggi mencapai 2000 orang. Namun, saat ini masih terkendala minimnya waktu penerbangan, Garuda Indonesia saja hanya 2 kali penerbangan dalam satu hari.
"Saya berharap dengan bantuan Komisi V DPR, tahun ini bisa terealisasi dengan memasukkan anggaran ini di APBNP," katanya.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, BMKG, Basarnas, Pemprov Bengkulu.
Serta Anggota Komisi V Budi Yuwono, Sudjadi, Sadarestuwati, Gatot Sudjito, Daniel Mutaqin Syafiudin, Syahrulan Pua Sawa, Musa Zainuddin, Fathan dan Mahfudz Abdurrahman. (www.dpr.go.id)