Abdul Kharis Almasyhari, Anak Kyai yang Menaklukan Senayan

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari
Sumber :

Setelah berhasil meraih gelar akuntan, Kharis kemudian mendirikan CV Citra Islami Press pada tahun 1993 dan menjadi Direktur Utamanya. Empat tahun kemudian ia mendirikan PT Era Adicitra Intra Media yang bergerak di bidang percetakan dan penerbitan buku-buku Islami dan menjabat sebagai Direktur Utama .

img_title PKS: Pemerintah Harus Tindak Mafia Minyak Goreng, Jangan Lama-lama

Pada tahun 1995, ia dipercaya menjadi dosen Tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dan sebagai pengusaha di bidang percetakan dan penerbitan, ia pun aktif dalam kepengurusan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) sejak tahun 1997. Bahkan di tahun 2007, Kharis menjabat sebagai Ketua IKAPI Propinsi Jawa Tengah, baru pada tahun 2013 lalu ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Pengurus IKAPI Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun 2013, Kharis merasa bisnis penerbitannya sudah tergolong mapan. Ia pun mencoba mendaftarkan diri menjadi calon anggota legislatif (caleg). Hal tersebut menjadi konsekuensi bagi karirnya sebagai dosen UMS, yaitu ia harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai dosen tetap UMS.

img_title Warga Rebutan Migor, PKS: Ibarat Pepatah Tikus Mati di Lumbung Padi

Dan tahun 2014, Kharis mulai bertarung di kancah politik. Dia berhasil merebut suara yang cukup tinggi di daerah pemilihannya, Dapil Jawa Tengah V yang meliputi wilayah Surakarta, Sukoharjo, Boyolali dan Klaten dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bersama 559 anggota DPR RI lainnya, Kharis pun resmi menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019, bahkan kini dia dipercaya menjadi Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

img_title Isu Penundaan Pemilu, Mardani: Presiden Harus Jelas dan Tegas Sikapnya

Peraih program doktor di bidang akuntansi UNS ini, akan terus berjuang demi rakyat. Baginya, hidup ini harus terencana dan tidak mengikuti arah arus.  (www.dpr.go.id) (rin)

Presiden Jokowi Bersama Sejumlah Menteri di Tempat Kemah Titik Nol IKN

Softbank Batal Investasi di IKN, Fraksi PKS: Jangan Perbesar APBN

Anggota Komisi V dari fraksi PKS meminta pemerintah untuk mengkaji serius dampak penarikan investasi di IKN tersebut. Jangan perbesar pemakaian APBN.

img_title
VIVA.co.id
15 Maret 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut