Pemerintah Dinilai Lamban Tangani Sandera Abu Sayyaf

Titiek Soeharto
Sumber :
  • VIVAnews/Tudji Martudji

VIVA.co.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Titiek Soeharto menyesalkan penanganan pemerintah Jokowi terkait warga negara Indonesia yang disandera kelompok separatis dari Filipina selatan Abu Sayyaf yang dianggapnya lamban.

img_title Ternyata TNI Ikut Terlibat Selamatkan 4 WNI yang Diculik Abu Sayyaf

Seharusnya, lanjut dia, pemerintah tidak perlu mempertontonkan langkah-langkah penanganan pembebasan sandera pada publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebanyakan publikasi pencitraan serbu-serbu saja gak usah ini gak usah itu," ujar putri mendiang Presiden RI kedua HM Soeharto ini di DPR RI Jakarta, Kamis 7 April 2016.

img_title Anggota DPR Respons Penyelamatan 3 WNI yang Diculik Abu Sayyaf

Lebih lanjut Titiek menyarankan agar penanganan pembebasan sandera harus meniru cara-cara yang pernah dilakukan pada masa pemerintahan Soeharto yang tidak ramai dipublik sebelum sandera bisa diselamatkan semuanya.

"Dulu Woyla saja selesai dan berhasil baru (publish) ke media . Ini pemberangkatan saja udah gini-gini," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini.  (Web)

img_title Seorang WNI yang Diculik Abu Sayyaf Belum Diketahui Nasibnya
Ilustrasi - Karyawan memeriksa kondisi suhu envirotainer berisi bahan baku vaksin COVID-19 buatan Sinovac saat tiba di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 20 Juni 2021.

Kaleidoskop 2021: Lonjakan COVID-19, KRI Nanggala hingga Herry Cabul

Sepanjang 2021, terjadi berbagai peristiwa yang menjadi perhatian, mulai dari lonjakan kasus COVID-19, tenggelamnya KRI Nanggala-402 hingga terkuaknya kasus asusila.

img_title
VIVA.co.id
24 Desember 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut