Alibaba Akuisisi Lazada, E-Commerce Lokal Jangan Takut

Alibaba.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Chief Executif Officer OLX, Daniel Tumiwa, menyampaikan kehadiran Alibaba di Indonesia setelah Lazada diakuisisi oleh e-commerce raksasa asal negeri Tirai Bambu itu, seharusnya tidak perlu ditakuti atau dianggap mengancaman oleh e-commerce lokal.

img_title Perilaku Konsumen Era Digital: Keranjang Penuh, Tapi Dompet Selamat

"Yang jelas, kita yang tahu, kita lebih bisa memanfaatkan (pasar). Sebab e-commerce lokal tahu pelosok-pelosok Indonesia," kata Daniel saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis 14 April 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kata Daniel, retail yang ada di Indonesia masih sangat besar. OLX saja belum menguasai lima persen dari total retail di Indonesia. "Sekarang retail online masih 95 persen yang belum dikuasai," ungkapnya.

img_title Industri E-Commerce Indonesia: Antara Inovasi, Efisiensi dan Regulasi yang Mendukung

Untuk itu, Daniel memberi apresiasi kepada Lazada yang hampir semua sahamnya dibayar oleh Alibaba. Malah, akuisisi itu menjadikan inspirasi bagi e-commerce lokal untuk terus mengepakkan sayap bisnisnya.

"OLX mengucapkan selamat, sukses selalu dan memberi inspirasi," kata Daniel.

img_title Berkah Ramadan, Produk UMKM di E-Commerce dan Pengiriman Melonjak Tajam

Seperti diketahui, Alibaba baru saja membeli saham Lazada sebesar US$ 1 miliar, atau setara dengan Rp 13 triliun. Artinya peluang besar bagi Alibaba untuk merambah pasar di Asia Tenggara.

Dalam pengumumannya, kesepakatan akuisisi itu meliputi Alibaba menjadi pemegang saham mayoritas Lazada dengan membeli sekitar US$500 juta saham Lazada yang baru dikeluarkan. Selain itu, raksasa online asal China tersebut akan membeli beberapa saham dari pemegang saham Lazada yang sudah ada saat ini.

Ilustrasi Ibu merawat kulit anak dengan skin care

Expert Care: Skincare Anak Lokal dari Riset Dokter Anak, Kini Mudah Diakses dari Seluruh Indonesia

Produk Expert Care dibuat langsung di pabrik lokal dengan standar produksi yang tinggi. Pendekatan ini menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

img_title
VIVA.co.id
20 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut