BI Rate Dipertahankan 6,75%

Petugas membersihkan lantai di dekat pintu masuk Bank Indonesia, Jakarta
Sumber :
  • REUTERS/Garry Lotulung

VIVA.co.id – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang sudah berlangsung dalam dua hari terakhir memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI Rate di level 6,75 persen. 

img_title Ketua Komisi XI DPR Puji Satu Tahun Prabowo-Gibran, Singgung MBG hingga Stimulus Ekonomi

Hal tersebut dilakukan demi menjaga stabilitas perekonomian nasional di tengah masih adanya pelambatan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"BI Rate dipertahankan di 6,75 persen, setara dengan operasi moneter 12 bulan. Sementara suku bunga deposito di level 4,75 persen, dan tarif pinjaman perbankan 7,25 persen.” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis 21 April 2016.

img_title 10 Negara Miskin yang Jadi Makmur, Dua di Antaranya Tetangga Indonesia!

Selain itu, bank sentral turut mengumumkan instrumen suku bunga acuan baru, yaitu Seven Days Reverse Repo Rate di level 5,50 persen dengan term structure tenor tujuh hari sebesar 5,50 persen, dua minggu sebesar 5,60 persen, dan satu bulan sebesar 5,80 persen.

Kemudian tenor tiga bulan sebesar 6,20 persen, enam bulan sebesar 6,45 persen, sembilan bulan sebesar 6,60 persen, dan 12 bulan sebesar 6,75 persen.

img_title Rupiah Dibuka Menguat, Pemerintah Didorong Buat Kebijakan Redam Dampak Fluktuasi

Tirta mengungkapkan, keputusan ini sejalan dengan upaya bank sentral untuk mencapai sasaran inflasi tahun ini sebesar empat plus minus satu persen, dan tetap konsisten mendorong momentum pemulihan ekonomi domestik.

"BI akan melanjutkan upaya penguatan kerangka operasi moneter melalui penerapan struktur bunga operasi moneter secara konsisten," ucap Tirta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bank sentral, kata Tirta, akan tetap memperkuat koordinasi kebijakan bersama pemerintah untuk memastikan pengendalian inflasi, penguatan stimulus pertumbuhan, dan pelaksanaan reformasi struktural berjalan dengan baik.

"Sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar dia.

CEO Danantara, Rosan Roeslani

Danantara Resmi Dilibatkan dalam KKSK, Rosan: Arahan Presiden agar Kebijakan Berdampak Langsung ke Perekonomian

CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Danantara akan dilibatkan dalam rapat KKSK sesuai arahan Presiden untuk memperkuat sinergi fiskal, moneter, dan ekonomi.

img_title
VIVA.co.id
27 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut