Wall Street Anjlok Lebih dari Satu Persen 

Para pialang di Bursa Wall Street.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Bursa saham Amerika Serikat (AS) memerah pada perdagangan Kamis, 28 April 2016. Saham Dow Jones ditutup merosot lebih dari satu persen untuk pertama kalinya sejak 23 Februari. 

img_title Ketua OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Meski Ekonomi Dunia Sedang Tak Pasti

Dilansir CNBC, Jumat, 29 April 2016, indeks Dow Jones anjlok 1,17 persen atau 210,79 poin. Indeks S&P 500 turun 0,92 persen atau 19,34 poin dan indeks Nasdaq turun 1,19 persen atau 57,85 poin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Strategis Pasar dari FBN Securities, Jeremy Klein, mengatakan pasar saham telah menguji batas atasnya pada Rabu lalu, dan sekarang mulai turun, dengan saham Apple menekan bursa. 

img_title Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi Global Tahun Ini Stagnan pada Level yang Rendah

Saham Apple ditutup tergelincir 3,08 persen pada penutupan perdagangan kemarin. Sehari sebelumnya saham Apple sudah anjlok enam persen karena laporan keuangan yang mengecewakan.

Sementara saham Facebook menguat 7,2 persen setelah sempat naik tajam, lebih dari 10,5 persen. Facebook melaporkan pendapatan kuartal pertama tahun ini di atas ekspektasi analis. Pendapatan Facebook meningkat terutama dibantu oleh pendapatan iklan mobile. 

img_title Negara Ini Bakal Salip Amerika Serikat, tapi Bukan China

(ase)

Pertumbuhan ekonomi global

BI Naikkan Proyeksi Ekonomi Global ke 3 Persen Usai Ketegangan AS dan China Mereda

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen pada 2025.

img_title
VIVA.co.id
21 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut