Harga Minyak Dunia Mendekati US$50 per Barel 

Presiden AS Barack Obama berjalan di ladang minyak di Texas.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Harga minyak Amerika Serikat (AS) naik 1,5 persen hingga mencapai level tertinggi sejak 4 November 2015 pada penutupan perdagangan semalam, Kamis, 28 April 2016.

img_title Ketua OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Meski Ekonomi Dunia Sedang Tak Pasti

Dilansir CNBC, Jumat, 29 April 2016, harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate ditutup naik 1,5 persen atau 70 sen di US$46,03 per barel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan harga minyak mentah Eropa, Brent, menanjak 93 sen menjadi US$48,11 per barel.   

img_title Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi Global Tahun Ini Stagnan pada Level yang Rendah

Harga minyak sudah naik 75 persen dalam tiga bulan ini. Harga minyak sempat menyentuh level terendah dalam 12 tahun yakni, US$27 per barel pada akhir Januari lalu. 

Harga minyak naik terutama didorong oleh pelemahan mata uang dolar AS yang anjlok enam persen pada tahun ini, meski cadangan minyak AS bertambah di level tertinggi sepanjang masa yakni 540 juta barel. 

img_title Negara Ini Bakal Salip Amerika Serikat, tapi Bukan China

Banyak analis meyakini bahwa produksi minyak dunia akan melemah pada semester kedua tahun ini hingga pertengahan 2017. (ase)

Pertumbuhan ekonomi global

BI Naikkan Proyeksi Ekonomi Global ke 3 Persen Usai Ketegangan AS dan China Mereda

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen pada 2025.

img_title
VIVA.co.id
21 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut