Saingi Grab, Blue Bird Bersatu dengan Gojek

Armada Taksi Blue Bird. Ilustrasi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VIVA.co.id – Perusahaan transportasi, Blue Bird menyatakan membuka rencana kerja sama strategis dengan pihak Gojek sebagai perusahaan transportasi berbasis aplikasi. Kolaborasi ini dikatakan guna meningkatkan kualitas kedua belah pihak perusahaan kepada pelanggannya masing-masing.

Soekarwo: Jumlah Taksi Online Harus Dibatasi

Melalui keterangan tertulisnya, Senin, 9 Mei 2016, Blue Bird dan Gojek meyakini bahwa keunggulan masing-masing perusahaan akan saling melengkapi dan memperkuat kepemimpinan mereka di Indonesia.

Selain itu, Blue Bird dan Gojek percaya kalau kolaborasi ini mampu mengakselerasi revolusi digital dan semakin memudahkan masyarakat memanfaatkan solusi teknologi untuk kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah Harus Buat Aturan Rinci Soal Transportasi Online

"Kerja sama Blue Bird dan Gojek akan meliputi  aspek teknologi, sistem pembayaran, dan promosi. Seluruh inisiatif kerja sama akan berfokus pada peningkatkan layanan transportasi melalui mobile solution, yang mudah dan nyaman untuk masyarakat di penjuru nusantara," ujar mereka.

Belakangan ini Gojek mulai merambah transportasi taksi online, yang sebelumnya hanya fokus pada transportasi ojek online. Karena tidak memiliki layanan taksi tersebut, gojek tertinggal dari pesaingnya, yakni Grab dengan GrabTaxi-nya.

Pengamat: Pemerintah Lindungi Pengusaha Taksi Konvensional

Seperti diketahui, untuk menghadirkan layanan sewa angkut, perusahaan teknologi harus menjalin kerja sama dengan koperasi atau penyelenggara transportasi seperti yang sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 tahun 2016.

Baik Blue Bird maupun Gojek masih “malu-malu” mengungkapkan kolaborasi keduanya. Mereka hanya mengatakan, informasi yang lebih menyeluruh mengenai kerja sama ini akan  disampaikan oleh kedua belah pihak.

"Kami berharap kolaborasi dua ikon Indonesia ini tidak hanya dapat memperkuat brand positioning kedua perusahaan, tetapi juga dapat menjadi kebanggaaan masyarakat Indonesia," ucap mereka.

Foto: Shutterstock

Cara GoTo Bertahan dari Kerugian walau Pendapatannya Naik

GoTo melaporkan peningkatan pendapatan tetapi mencatatkan rugi di kuartal I-2022. Namun, GoTo masih tetap bertahan karena banyak faktor yang memengaruhinya.

img_title
VIVA.co.id
10 Juni 2022