Jurus XL Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran
- VIVA.co.id/Mitra Angelia
Selian itu, XL akan menerapkan teknologi Network Function Virtualization (NFV) teknologi  jaringan terbaru XL yang bisa secara mudah dan cepat mengatur kapasitas jaringan disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi-lokasi tertentu. Teknologi ini memungkinkan XL untuk menambah atau pun mengurangi kapasitas jaringan secara cepat.
Secara fleksibel, XL akan segera bisa menyediakan kapasitas jaringan yang dibutuhkan di lokasi-lokasi yang membutuhkan penambahan kapasitas. Dengan demikian, bisa diminimalisir kemungkinan terjadinya kepadatan jaringan di suatu lokasi yang bisa menganggu kualitas layanan.
Teknologi jaringan trafik
Â
Lalu, XL akan menerapkan teknologi Mobile Switching Centre (MSC) pool dan Serving GPRS Support Node (SGSN) in pool untuk 3G secara nasional. Teknologi ini, katanya, berfungsi untuk menghindari lonjakan trafik pada suatu lokasi tertentu dengan menyebarkannya ke  jaringan XL lainnya yang tersebar di beberapa titik. Hal ini memungkinkan karena pada saat-saat seperti masa mudik dan liburan, lonjakan trafik sering terjadi hanya di lokasi-lokasi tertentu, sementara di lokasi lain tersedia jaringan yang tidak padat.
Â
Terakhir, dengan menggunakan lebar pita 15 MHz pada spektrum 1800 Mhz untuk layanan 4G LTE. Pada inisiatif yang sudah mulai diterapkan sejak 1 April 2016 lalu ini, secara teknis yang dilakukan XL adalah melakukan refarming (penataan) spektrum 1800 MHz dari 2G ke LTE. Sebelumnya XL menggunakan lebar pita 10 MHz menjadi 15 MHz untuk 4G LTE di BTS 4G Makro.
Â
"Dengan langkah tersebut, akan meningkat pula kualitas layanan bagi pelanggan yang sudah menggunakan layanan 4G di sejumlah kota."
(mus)