Strategi Pertamina Jualan Elpiji Tabung Pink

Bright Gas 5,5 Kg
Sumber :

“Itulah yang menjadi target pasar kita dan bagaimana merebut kembali mereka balik ke LPG non subsidi,” katanya.  

img_title Alami Kerugian Rp11 Triliun, Begini Alasan Pertamina

Sebetulnya, konsumen bisa mendapatkan elpiji dengan harga terjangkau, yang satuan per kilogramnya juga lebih murah. Dengan kemasan yang lebih kecil, konsumen tentu akan mengeluarkan sedikit uang dibanding kemasan 12 kg yang harus ditebus seharga Rp150 ribu. Sementara itu, dengan kemasan 5,5 kg, konsumen hanya perlu mengeluarkan uang kurang dari Rp60 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan, di bisnis elpiji, tantangan terbesar adalah disparitas harga subsidi yang sangat besar kurang lebih 70 persen. Selain itu, konsumennya harus memiliki tabung terlebih dahulu jika ingin pindah ke nonsubsidi.

img_title Pertamina Rugi Rp11 Triliun, Ahok Trending di Twitter

"Karena itu, kami masuk dengan strategi trade in atau tukar tabung subsidi yang 3 kg ke nonsubsidi," tuturnya.  

Anggota Komisi VII DPR, Hari Purnomo mengatakan, tumbuhnya ekonomi meski tidak signifikan pada tahun ini akan ikut mendorong penjualan elpiji Pertamina. Sebab, kebutuhan energi masyarakat seiring waktu akan terus tumbuh, makin lama pemakaiannya makin tinggi. 
 
"Jadi, bukan semata-mata keberhasilan Pertamina menjual LPG, tapi pasarnya juga meningkat. Sama saja seperti bahan makanan bahan pokok setiap tahun meningkat," kata Hari.

img_title Pertamina Rugi Rp11 Triliun pada Semester I-2020
Gedung Pertamina Pusat

Dalam Tiga Bulan, Serapan Produk UMKM di Pertamina Capai Rp3,5 Miliar

Pertamina tetap komitmen untuk menyerap produk-produk para pelaku UMKM khuususnya dari para mitra binaan.

img_title
VIVA.co.id
10 November 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut