Perbankan RI Diajak Buka Cabang di China

Pengguna ATM Bank Mandiri.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside

VIVA.co.id – Otoritas Qianhai, yang merupakan wilayah khusus untuk industri kreatif dan finance yang berlokasi di kota Shenzhen, Republik Rakyat China (RRC), membuka peluang bagi bank-bank negara Indonesia untuk melebarkan sayap, dengan membuka cabang di wilayah tersebut. 

img_title Bos BCA Buka-bukaan Dampak Tarif Trump ke Perbankan RI

Hal itu disampaikan dalam audiensi antara otoritas Qianhai, Indonesia Investment and Trading Organization (IITO), Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serta turut hadir perwakilan dari anggota Bank Himbara, di antaranya perwakilan dari PT Bank Negara Indonesia Tbk, Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan Bank Tabungan Negara Tbk.

img_title Gara-gara Hal Ini, Nasabah Loyal BTN Meningkat 222 Persen

Sekretaris Jenderal Himbara, Susi mengatakan, pihaknya masih akan mempertimbangkan ajakan Negara Tirai Bambu tersebut. 

Menurutnya, jika peluang tersebut memang bagus tentu akan ditindaklanjuti oleh anggotanya. 

img_title Laba Bersih BTN 2021 Naik 48,3 Persen, NPL Turun

"Kami diundang oleh IITO untuk mendengarkan penjelasan dari perwakilan dari Qianhai, Shenzhen. Dan, intinya kami dari Himbara tentu mempelajari, dan memanfaatkan kalau memang ada peluang untuk membuka cabang di sana dan jika baik tentunya ini akan kami tindaklanjuti oleh masing-masing anggota Himbara," kata Susi di Bakrie Tower Jakarta, Senin 23 Mei 2016. 

Dia menjelaskan, beberapa anggota Himbara memang telah melakukan ekspansi ke negara RRC tersebut. Dirincikannya seperti Bank Mandiri, yang telah membuka cabang di Shang Hai dan BNI yang membuka cabang di Hong Kong. 

"Kami lihat, kalau memang pemerintah di sana sudah memberikan cukup banyak relaksasi dari sisi regulasi untuk memudahkan perusahaan asing beroperasi di sana. Bahkan, tidak hanya bank. Yang penting bagi kami dari Himbara ini merupakan peluang yang bisa dipelajari lebih lanjut," kata dia. 

Menurutnya, kerja sama ini masih akan dilakukan kajian lebih lanjut dan tentunya dia yakin anggota Himbara akan menyepakati.

Sementara itu, Ketua Umum IITO, Triharsono, mengatakan bahwa ekspansi perbankan ke luar negeri merupakan salah satu yang fokus dalam pembicaraan kali ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, ini penjajakan dan di sana ada Shenzhen eksklusif finansial zone. Ini memberi peluang kepada bank negara kita untuk buka cabang di sana. Tentu, ini bisa menjadi trigger meningkatkan perdagangan Indonesia dan China, kalau saya melihat secara holistik, jadi ini peluang bagus," kata dia. 

"Himbara juga cukup besar merespons ini, jadi tinggal bagaimana penjajakan secara detailnya antara Shenzhen financial ekslusif zone dengan pihak Himbara dan IITO, kami harap ada mutual collaboration dengan bisnis deal ini," tambahnya. (asp)

Ilustrasi Media Sosial

Media Sosial Jadi Pedang Bermata Dua bagi Perbankan, Begini Panduan Terbaru OJK

OJK menilai media sosial jadi peluang sekaligus risiko bagi perbankan. Simak panduan terbaru guna kelola komunikasi digital agar aman, transparan dan tetap jaga kepercaan

img_title
VIVA.co.id
7 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut