Menteri Perminyakan UEA Mengaku Senang, Harga Minyak Melorot

Kilang Minyak
Sumber :
  • AP Photo/Seth Perlman

VIVA.co.id – Harga minyak mentah Amerika Serikat, ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat. Setelah Menteri Perminyakan Uni Emirat Arab (UAE), Suhail Bin Mohammed Al-Mazroui mengaku senang dengan kondisi pasar komoditas tersebut saat ini. 

img_title IHSG Dibuka Memerah Serupa Bursa Asia-Pasifik, Wall Street Menguat Terimbas Harga Minyak

Dilansir dari Reuters, Rabu 1 Juni 2016, dia mengatakan, saat ini harga terus mengalami perbaikan. Hal itu direspons negatif oleh investor pasar komoditas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami optimistis, Kami melihat pasar mengoreksi (harga) ke atas," ujar Mazroui di Wina. 

img_title IHSG Dibuka Menghijau Berpotensi Datar-Menguat, Bursa Asia & Wall Street Anjlok Imbas Perang Iran-AS

Sebagai informasi, para menteri perminyakan di negara yang tergabung dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan mengadakan pertemuan pada hari Kamis di Ibukota Austria. Pertemuan itu guna membahas arah kebijakan tata niaga bisnis komoditas ini yang sedang menurun. 

Minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) turun 0,47 persen atau 23 sen menjadi US$49,1 per barel. Sementara itu minyak mentah berjangka Brent, turun sembilan sen menjadi US$49,6 per barel.

img_title Selat Hormuz Tak Pasti bikin Harga Minyak Masih Tinggi
Ilustrasi IHSG.

IHSG Dibuka Menghijau seiring Anjloknya Bursa Asia dan Wall Street Imbas Lonjakan Harga Minyak

IHSG dibuka menguat 10 poin atau 0,15 persen di level 6.544 pada pembukaan perdagangan Selasa, 15 September 2026 dan diprediksi rebound pada perdagangan hari ini.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut