8 Juni 1968: Pembunuh Martin Luther King Ditangkap
Rabu, 8 Juni 2016 - 10:46 WIB
Sumber :
- Wikimedia Commons / U.S. Library of Congress
Enam tahun terakhir, King terus disadap oleh FBI dan kerap dihina. Sebelum kematiannya, King juga dipantau oleh militer AS karena ia secara terbuka mengecam Perang Vietnam 1967. Selain itu, seruan King untuk melakukan reformasi ekonomi secara radikal sehingga seluruh rakyat terjamin membuat ia dianggap berbahaya dalam era Perang Dingin AS.
Pengadilan yang dilakukan bertahun-tahun kemudian tak memberi hasil yang signifikan. Ray tetap dianggap bersalah dan menjadi pelaku tunggal sebagai pembunuh King. Pengadilan memberikan sejumlah bukti, Ray membenci King. Menurut keluarga dan teman-temannya, Ray adalah seorang rasis yang berulang kali menyampaikan keinginannya untuk membunuh King. Ray meninggal tahun 1998.
Demi Lolos Tes Narkoba, Wanita di AS Kirim Urine Anjing Peliharaan
Upaya konyol itu untuk meloloskan dari tes narkoba
VIVA.co.id
4 Januari 2020