Sinetron Ramadan dari Masa ke Masa
- VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
Konsep sinetron ini memang drama, yang menjual kisah soal penderitaan karakter utama, yang berkonflik dengan mertua kejam yang menginginkan harta warisan putra tirinya.
Sinetron 'Doaku Harapanku' juga memiliki kisah yang dianggap tak biasa dari sinetron sebelumnya. Di sinetron inilah pertama kalinya sutradara menampilkan amnesia dalam cerita. Tokoh Andika diceritakan mengalami hilang ingatan setelah mengalami kecelakaan. Hal ini membuat pemirsa penasaran dan menanti apakah Andika mampu mendapatkan kembali ingatannya dan mengingat Anisa, wanita yang dicintainya.
Meski demikian, cerita dalam ‘Doaku Harapanku’ tak hanya mengekspos kesulitan yang dihadapi pemeran utamanya, tetapi juga memasukkan unsur religi dan pesan-pesan positif.
Kelengkapan unsur cerita dalam sinetron ini berhasil membetot perhatian penonton. Dan ini berpengaruh pada rating, juga iklan. Jam tayang sebelum azan Maghrib menjadi kekuatan lain sinetron ini.
Diakui Amrit, MPV senang menjadi pioner sekaligus bangga karena gebrakannya melawan arus saat itu berhasil meraih respon tinggi dari publik.
"Ketika kita coba yang beda, mereka percaya banget. Mereka enggak takut ambil risiko untuk sesuatu yang beda," ujarnya.
Kesuksesan sinetron ini melambungkan nama pemainnya. Krisdayanti mampu membuat penggemarnya menangis dan bersimpati dengan perannya dalam drama tersebut. KD yang penyanyi senang, kemampuan aktingnya mendapat pengakuan.
Bukan perkara mudah bagi KD berperan sebagai Anisa. Sutradara meminta mantan istri Anang Hermansyah ini menurunkan berat badannya.
Sinetron ini juga melambungkan nama Nova Eliza. Perannya sebagai adik Krisdayanti cukup menyita perhatian. Tak heran, sinetron ini memiliki cerita dan kenangan tersendiri bagi artis berdarah Aceh tersebut.
Sinetron yang disutradarai Ahmad Yusuf ini mampu mendongkrak namanya sebagai artis sinetron. Kariernya naik daun berkat perannya di sinetron tersebut. Ia tak bisa melupakan booming sinetron yang dibintanginya itu hingga saat ini.
"Seru ya, karena itu sinetron pertama Ramadan di Indonesia dan booming banget. Setelah itu banyak follower-nya," ungkap Nova saat ditemui VIVA.co.id di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Diceritakan Nova, sinetron Ramadan sekarang cukup beragam. Ia pun mengingatkan yang paling penting dari sineron Ramadan, selain cerita adalah unsur religi dan pendidikannya.