Sinetron Ramadan dari Masa ke Masa

Deddy Mizwar sukses memerankan tokoh Bang Jack, seorang marbot, dalam sinetron Para Pencari Tuhan. Sinetron ini bertahan selama 10 tahun.
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

Konsep cerita, tentu saja. Sinetron yang memfokuskan pada kisah pilu pemeran utamanya, Deddy Mizwar, membawa ide segar, melawan arus program Ramadan bertema seragam.

img_title Silaturahmi dengan Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Sinetron yang tayang pertama kali pada 16 September 2007 ini mengambil jam tayang yang jarang disentuh sinetron lain. Jika sinetron lain memilih menyapa penggemar saat menunggu adzan maghrib, PPT memilih jam tayang saat sahur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sinetron yang ditayangkan SCTV ini menceritakan tentang seorang marbot (penjaga musala), Bang Jack. Peran Bang Jack dimainkan sangat baik oleh aktor kawakan, Deddy Mizwar.

img_title Tiket Kapal Kelas Ekonomi Diskon 30 Persen Selama Libur Nataru, Berlaku 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027

Kisah ini berawal dari tiga mantan narapidana yang diperankan tiga personel Bajaj: Melky, Aden dan Isa yang awalnya tidak saling mengenal. Status mantan narapidana membuat ketiganya sulit mendapat pengakuan dari masyarakat.

Tak memiliki tujuan hidup, mereka hidup luntang lantung. Akhirnya, nasib mempertemukan mereka bertiga. Ketiga mantan napi ini lalu bertemu  Bang Jack. Dari situlah cerita mulai bergulir.

img_title Golkar Papua Tengah Solid Dukung Bahlil: Isu Munaslub Hoaks!

Selain kisah ketiga mantan napi dan Bang Jack, sinetron ini juga menampilkan kisah cinta Aya (Zaskia A Mecca) dengan Azzam (Agus Kuncoro).

Sinetron yang diproduksi PT Demi Gisela Citra Sinema ini bertahan hingga saat ini. Dalam setiap musimnya, sinetron unggulan saat Ramadan ini selalu menampilkan sesuatu yang baru dan penuh inovasi.

Seperti di musim ke-10 ini. Sinetron besutan Deddy Mizwar ini menghadirkan Inneke Koesherawati sebagai bintangnya.

Menurut Agus Kuncoro, yang bermain sejak awal sinetron ini mengaku kekuatan PPT adalah ceritanya yang sederhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di tahun ke-10 ini, PPT menjadi sederhana seperti PPT di awal. Penonton seakan berada di sinetron tersebut," ujar Agus saat ditemui di bilangan Senayan, Jakarta Pusat.

Di samping mendapatkan kepuasan, berakting di sinetron PPT juga memberikan banyak pengalaman dan pelajaran bagi Agus, khususnya dalam ilmu agama. "Saya sendiri belajar banyak saat membaca naskah PPT. Akhirnya saya membuka buku agama yang bercerita tentang hal itu atau membaca hadis tentang hal itu. Membaca ayat yang dibahas dalam sinetron. Jadi banyak banget yang saya pelajari," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut