Saatnya Bikin Bisnis Rumahan

Ilustrasi Entrepreneur
Sumber :

3. Pikirkan tentang pelayanan

img_title Lima Tips agar Anda Bisa Diterima Kerja di Google

Saat bekerja sebagai karyawan di kantor, kebanyakan waktu dialokasikan berhadapan dengan komputer, atau peralatan lain. Di sana, Anda tidak terlalu memerlukan kesopanan dan ramah tamah dengan komputer. Namun, berbeda jika akan memulai bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam bisnis Anda akan berhubungan dengan orang lain yang bisa menjadi calon pembeli. Senyum dan keramahan menjadi nilai positif untuk pelayanan dari bisnis yang ditawarkan, sekecil apapun itu. Pelayanan terhadap pelanggan harus menjadi prioritas, karena pelangganlah yang pada akhirnya rela menukarkan uangnya untuk barang, atau jasa yang  ditawarkan.

img_title Awas, Ini Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Buat Surat Lamaran Kerja

Ada ungkapan, “pembeli adalah raja” mungkin dapat diaplikasikan di sini. Jika seorang raja merasa puas dilayani, mungkin ia akan memberitahu raja-raja lainnya untuk berkunjung atau membeli sesuatu dari usaha yang anda jalani. Selain pelayanan perhatikan juga preferensi pelanggan, sediakan apa yang mereka cari.
Baca Juga: Ketahui Syarat Gadai BPKB Motor Di Bank, Apa yang Mesti Diperhatikan?

Berikutnya, jangan diam di tempat...

img_title 6 Cara Siasati Pekerjaan yang Tak Sesuai Minat, Nomor 1 Ampuh Banget

4. Jangan diam di tempat

Jika sudah dirasa usaha berjalan dan memberikan keuntungan, jangan merasa cepat puas. Dunia itu berputar dan tidak menutup kemungkinan sesuatu yang baru akan muncul dan terjadi. Jika sudah mapan dan berjalan usaha dalam satu bidang, coba bidang lain.

Misalnya, dari bisnis rumahan yang sudah mapan dikembangkan menjadi waralaba. Dengan demikian, perlahan-lahan keuntungan yang telah didapatkan bisa dikumpulkan untuk mengembangkan usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daripada keuntungan hanya digunakan untuk keperluan konsumsi yang tidak begitu penting, lebih baik keuntungan dipergunakan untuk sesuatu yang menambah manfaat bagi diri Anda dan bisnis.
Baca Juga: Jenis-Jenis Kredit UKM dan Syarat Mengajukannya

5. Belajar dari orang yang berpengalaman

Sebagai seorang pemula dalam dunia bisnis, perbanyak referensi dan pengalaman dari orang-orang yang berpengalaman lebih baik. Lihat teman-teman lama, tetangga, atau bahkan kerabat dekat yang sudah menggeluti usaha lebih lama dari Anda. Jika memungkinkan mintalah bimbingannya, agar dapat belajar banyak. Dari sini dapat mengetahui kesalahan-kesalahan yang sebelumnya pernah dia buat dan bagaimana dia mengatasi kesalahannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut