Cara Cermat Atur Keuangan Saat Kena PHK
Ada baiknya segera lunasi semua utang ketika dana Anda direncanakan cukup untuk memenuhi semuanya tanpa mengganggu kebutuhan pokok, terutama jika utang tersebut adalah utang kartu kredit. Sementara untuk melunasi utang jangka panjang seperti KPR maupun kredit kendaraan, Anda harus menyesuaikan ulang dengan dana yang Anda miliki sekarang.Â
Intinya, segera lunasi utang supaya tidak menimbulkan beban di kemudian hari mengingat posisi saat ini Anda tidak memiliki penghasilan tetap yang bisa diandalkan.
Bagaimana jika dana pesangon dan dana darurat ternyata tidak cukup untuk memenuhi semua biaya kebutuhan rutin serta cicilan utang? Pertama adalah menjual aset yang Anda miliki dan pastikan aset tersebut tidak mengganggu kehidupan keluarga.Â
Kedua, bila alternatif ini tak cukup membantu, maka jalan lain adalah berutang kembali untuk menutup utang lama. Perlu Anda sadari bahwa dua alternatif ini hanya boleh dilakukan pada saat yang sangat mendesak saja.
4. Proteksi dan investasi
Ketika Anda mendapati dana Anda masih cukup setelah memenuhi kebutuhan dan melunasi cicilan utang, sangat disarankan bagi Anda untuk mengalokasikan dana tersebut sebagai proteksi misalkan menggunakannya untuk memiliki polis kematian yang akan menjamin kehidupan dan keuangan keluarga yang ditinggalkan.Â
Jika nominalnya terbatas, Anda juga bisa mencari asuransi jiwa yang lengkap dengan fasilitas cover biaya pengobatan penyakit berat. Hal ini untuk mengantisipasi Anda ketika masuk rumah sakit dan didiagnosa penyakit berat yang mengharuskan Anda menjalani perawatan dengan biaya besar.
Baca Juga: Cara Mengurus Perpanjangan Paspor Manual atau Online
5. Ubah gaya hidup
PHK adalah musibah dan hal ini harus ditanggapi dengan cara yang cerdas juga. Setelah mengalokasikan dana untuk kebutuhan dan kewajiban yang diprioritaskan, Anda dan keluarga juga harus mendukungnya dengan mengubah gaya hidup supaya tidak menjadi beban tambahan di saat kondisi keuangan Anda sedang tidak bisa diandalkan.
Hidup tak selamanya menyenangkan, saatnya mulai prihatin
Memang tidak ada orang yang pernah meminta dirinya di-PHK.Tapi ketika mengalami hal ini, ada beberapa poin yang harus Anda perhatikan.Â