Ini Penghambat Divestasi Saham Freeport

Areal Freeport Tembagapura Indonesia
Sumber :
  • Banjir Ambarita | Papua

VIVA.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa kesepakatan perhitungan nilai divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) yang ditawarkan kepada pemerintah sebesar 10,64 persen belum mencapai titik temu. 

img_title Pemerintah Siapkan 2.882 Kuota Mudik Gratis ke 10 Kota Sambut Nataru, Cek Daftarnya!

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono mengatakan, pemerintah telah meminta kepada Freeport untuk menghitung ulang dengan sistem replacement cost, namun belum digubris oleh Freeport. Sebab, Freeport pun menawarkan perhitungan dengan sistem fair value.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Soal divestasi, terakhir masih kirim surat yang bulan April itu, itu masih belum ketemu," kata Bambang di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Senin 27 Juni 2016. 

img_title Antisipasi Puncak Arus Mudik Nataru, Pemerintah Siapkan Kebijakan WFA 3 Hari

Pemerintah sebelumnya, meminta Freeport menghitung nilai saham mengacu pada replacement cost. Yaitu, biaya penggantian atas kumulatif investasi yang dikeluarkan sejak tahap eksplorasi sampai dengan tahun kewajiban divestasi. Apabila mengacu pada ketentuan tersebut, maka nilai saham yang ditawarkan sebesar 10,64 persen itu adalah senilai US$630 juta. 

Sementara itu, nilai yang diajukan oleh Freeport, adalah sebesar US$1,7 miliar untuk 10,64 persen saham tersebut. 

img_title Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Guru Non-ASN jika Tak Lulus CPNS

"Seharusnya ada kepastian, ada yang mengatur, mesti ada regulasi yang menjembatani itu," kata dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui bentuk regulasi yang akan menjembatani kesepakatan tersebut. Pihaknya masih menunggu, agar revisi UU Mineral dan Batu bara (Minerba) selesai.

"Revisi UU Minerba itu selesai sebelum 2017," tuturnya. (asp)

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman

Dudung Tegaskan Pemerintah Hormati Kritik, tapi Ingatkan Peserta Demo soal Ini

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah menghormati aspirasi dan kritik yang disampaikan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut