VIDEO: Menyulap Limbah Tulang Sapi Jadi Aksesori Cantik

Daur ulang limbah tulang sapi oleh Sabuya Room
Sumber :
  • VIVA.co.id

VIVA.co.id – Jika kebanyakan orang memanfaatkan bagian tubuh hewan sapi untuk membuat aneka masakan, Arnis Wigati, pemilik Sabuya Room, justru menyulapnya menjadi kalung etnik dari limbah tulang sapi.

img_title Bale by BTN Ditargetkan Capai 4 Juta Pengguna di 2025, Gaet Industri Fesyen

Ketertarikannya dengan aksesori etnik bermula saat ia mengunjungi beragam daerah pesisir pantai di Indonesia dan bertemu dengan banyak pengrajin lokal di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap bulannya, Arnis mampu memproduksi 150 sampai dengan 200 buah kalung tulang sapi bersama para pengrajin daerah yang dipekerjakannya. Bagian tulang yang dipakai Arnis awalnya adalah tulang pinggul, kemudian beralih ke tulang iga hingga saat ini. Tulang-tulang tersebut didapat Arnis dari salah satu temannya yang bekerja sebagai pengusaha restoran iga Sapi.

img_title Mengenal Gurun Atacama, Tempat Pembuangan Pakaian Gak Laku

Sebelum siap diwarnai dan dirangkai, limbah tulang iga harus melewati proses pencucian dengan air dan kaporit selama tiga hingga lima hari, kemudian dijemur selama seminggu. Kalung-kalung iga sapi ini dipasarkan Arnis secara online, salah satunya melalui media sosial Instagram, dengan kisaran harga Rp22 ribu hingga Rp85 ribu per buahnya.

img_title Dari Fesyen hingga Kuliner, Trademark Market Jadi Panggung Multisektor Industri Kreatif

Laporan: Pranamya

Fashion show hijab

Industri Fesyen Muslim Indonesia Punya Potensi Ekonomi Besar, Pasar Global Jadi Rebutan

Industri fesyen muslim Indonesia mempertahankan posisi global dan memiliki peluang ekonomi besar melalui pengembangan pasar, kreativitas, serta kolaborasi bisnis.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut