Biaya yang 'Haram' Dipangkas Saat Liburan Lebaran
- VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin
VIVA.co.id – Sudah berencana liburan di masa Lebaran ini? Terkadang, senang berpetualang dan melakukan perjalanan, seringkali membuat kamu menjadi mengupayakan berbagai hal untuk bisa melakukannya. Bahkan, macet dan ramainya orang yang berlibur di masa Lebaran tidak akan mengganggu Anda yang ingin melakukan liburan.
Masalahnya, di masa liburan  Lebaran, harga tiket wisata menjadi naik karena volume pengunjung yang bertambah signifikan.Â
Satu hal yang paling lazim dilakukan oleh para traveller untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan penghematan atau lebih tepatnya memangkas berbagai macam biaya pada pos pengeluaran mereka.
Tujuannya hanya satu, bisa travelling meskipun dana sangat terbatas. Namun, apakah hal ini efektif untuk dilakukan? Belum tentu, sebab ada ada beberapa pengeluaran yang memang benar-benar tidak bisa dipangkas di dalam perjalanan, sebab imbas yang terjadi akibat hal tersebut bisa saja sangat buruk bagi perjalanan yang kamu lakukan.Â
Beberapa hal di bawah ini merupakan biaya-biaya yang hukumnya haram untuk dipangkas di dalam perjalanan liburan Lebaran:
1. Biaya makan
Apapun yang akan kamu rencanakan, maka tubuh yang sehat dan fit adalah hal wajib untuk melakukan semua rencana tersebut. Jangan pernah mengambil risiko berbahaya dengan cara mengurangi atau menekan biaya makan selama jalan-jalan.Â
Tindakan seperti ini hanya akan membuatmu lemas atau bahkan jatuh sakit karena kurang asupan makanan yang bergizi.Â
Pada dasarnya, ada banyak sekali traveller yang mencoba melakukan penghematan pada pos pengeluaran ini dan berbagai alasan menjadi penyebabnya, seperti biaya makan di tempat wisata terlalu mahal, tetap melakukan perjalanan meskipun budget yang dimiliki sangat pas-pasan, dan mengutamakan pengeluaran lain di luar pengeluaran makan.
Baca Juga: 10 Langkah Memiliki Penghasilan Ratusan Juta Rupiah
2. Tiket masuk ke tempat wisata
Kamu berniat untuk datang dan menikmati objek wisata tertentu, maka sudah sewajarnya kalau kamu akan dikenakan sejumlah biaya masuk ke sana. Namun, selalu saja ada traveller yang melakukan kesalahan dengan masuk ke tempat wisata tanpa membayar tiket masuk yang seharusnya.Â