Sosialisasi Tax Amnesty, DBS Siapkan Produk Investasi

Bank DBS sosialisasi tax amnesty.
Sumber :
  • Shintaloka Pradita Sicca
VIVA.co.id
- Bank DBS Indonesia yang baru saja ditunjuk menjadi salah satu bank persepsi, atau pintu masuk (
gateway
) dana repatriasi amnesti pajak menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanat tersebut.

Dukungan dan komitmen Bank DBS ini diawali dengan mengadakan kegiatan sosialisasi hari ini, mengenai amnesti pajak kepada para nasabahnya yang potensial mengikuti program tersebut. 

"Sosialisasi mengenai tax amnesty (pengampunan pajak) diadakan oleh Bank DBS Indonesia untuk memberikan pemahaman dan arahan secara jelas kepada para nasabah," kata Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna di Jakarta, Selasa 9 Agustus 2016.
Terima Surat Cinta, 5.373 Pembayar Pajak Ikut Tax Amnesty

Menurutnya, jika pemahaman nasabah atas program tax amnesty meningkat, hal itu dapat menstimulasi partisipasi lebih terhadap program pemerintah ini. Karena itu sosialisasi dilakukan.
Tanpa Tax Amnesty Pajak Non-Migas RI Minus 4,9 Persen

"Kami merasa berkewajiban untuk memberikan informasi yang lebih mendalam mengenai program ini kepada masyarakat," ucapnya.
Wapres: Tax Amnesty Adalah Kemurahan Hati Pemerintah

Pihaknya berkomitmen untuk berkontribusi dalam menyukseskan program tax amnesty. Sebab, dapat mendorong sumber perekonomian baru melalui repatriasi aset, serta meningkatkan daya saing Indonesia ke tingkat global.

Bank DBS Indonesia mengundang sekitar 800 nasabah korporasi dan nasabah perorangan dalam sosialisasinya yang bertajuk Tax Amnesty: Indonesia Moving Forward in Global Transparency hari ini.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga beberapa produk keuangan dan investasi dengan varian yang menarik, guna menunjang kebutuhan nasabah. Sehingga, peserta progrma tersebut dapat memilih instrumen apa yang paling tepat. 

Pada seosialisasi tersebut, hadir pula oleh Kepala Subdirektorat Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara (SUN), Novi Puspita Wardani dan Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo. (asp)
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya